UMKM Jadi Fokus Industri Halal, Kadin Dorong Naik Kelas ke Pasar Global

2 hours ago 1

Pelaku UMKM menunjukkan produknya saat mengikuti Pelatihan dan Pendampingan Sertifikasi Produk Halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Jakarta, Kamis (25/5/2025). Sebanyak 50 pelaku UMKM mengikuti Pelatihan dan Pendampingan Sertifikasi Produk Halal yang diadakan BCA Syariah berkolaborasi dengan Istiqlal Halal Center (IHC). Pelatihan ini untuk meningkatkan daya saing UMKM serta mendukungnya untuk tumbuh berkelanjutan sebagai bagian dari ekosistem halal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tumpuan penguatan industri halal nasional. Namun, keterbatasan kapasitas produksi hingga logistik dinilai masih menghambat UMKM untuk menembus pasar global.

Ketua Komite Tetap ICCD dan D-8 Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Mohamad Bawazeer mengatakan, UMKM menjadi fokus utama pengembangan industri halal Indonesia, termasuk untuk mendukung peningkatan ekspor. “Justru UMKM menjadi fokus utama. Kami membina UMKM agar mampu memasok kebutuhan, termasuk untuk ekspor,” kata Mohamad Bawazeer dalam Taklimat Media D-8 Halal Expo Indonesia 2026 di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Menurut dia, pembinaan UMKM dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas produksi, pengemasan, hingga konsolidasi logistik agar produk halal mampu bersaing di pasar internasional.

“Dukungan mencakup pembiayaan, peningkatan kapasitas produksi, pengemasan, serta konsolidasi logistik,” ujarnya.

Bawazeer menjelaskan, pendampingan tersebut diperlukan karena persaingan industri halal global tidak hanya ditentukan oleh aspek kehalalan, tetapi juga konsistensi pasokan, kualitas produk, dan efisiensi biaya.

Ia menegaskan, penguatan UMKM menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar produk halal, tetapi juga mampu tampil sebagai produsen yang memiliki daya saing di tingkat global.

“Pendampingan ini bertujuan agar UMKM mampu bersaing secara global, tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga kesiapan produksi dan etos kerja,” katanya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |