Video: Persaingan Ketat Emiten Migas Ekspansi Bisnis Operator Migas

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrain Hartadi optimistis terhadap prospek bisnis migas di tengah gejolak perang Timur Tengah. Pada tahun 2026, RATU menargetkan upaya menjaga produksi dengan memaksimalkan sumur eksisting serta menambah produksi lewat akuisisi 1 aset baru di Madura.

Dari sisi pembiayaan, RATU menerbitkan obligasi I dan Sukuk Wakalah I tahun 2026 senilai Rp 800 miliar yang akan dialokasikan untuk mendukung produksi Blok Jabung senilai Rp 500 miliar dan sisanya untuk refinancing pinjaman bank dalam Dolar AS.

Dalam upaya menjaga kinerja, RATU menargetkan ekspansi di blok eksisting sebagai strategi menjaga revenue sekaligus mengakuisisi lapangan migas yang kecil untuk memperkuat kinerja.

Seperti apa strategi bisnis dan pembiayaan emiten migas hadapi gejolak global? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Keuangan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), Adrain Hartadi dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 22/04/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |