ilustrasi helikopter.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebuah video yang menampilkan detik-detik pendaratan helikopter di kawasan Sekolah Polisi Negara (SPN) Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat viral di media sosial (medsos). Tiupan angin dari baling-baling helikopter menyebabkan sejumlah lapak pedagang di sekitar Pasar Barukai mengalami kerusakan pada Kamis (30/7/2026).
Dalam video yang beredar, helikopter terlihat terbang rendah sebelum melakukan pendaratan di kawasan SPN Cisarua. Hembusan angin kuat yang dihasilkan dari putaran baling-baling helikopter menyebabkan atap sejumlah kios pedagang di sekitar lokasi beterbangan.
Tak hanya merusak bagian atap, terpaan angin juga membuat debu, sampah, hingga sejumlah barang dagangan berhamburan. Situasi tersebut sempat membuat warga yang berada di sekitar lokasi panik dan histeris. Kejadian itu dibenarkan Kepala UPTD Pasar Wilayah 1 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat, Mulyadi.
"Betul, kejadiannya tadi sekitar pukul 12.15 WIB di kawasan Pasar Barukai Cisarua. Ada beberapa bangunan yang atapnya terbang," ujar Mulyadi saat dikonfirmasi.
Menurutnya, bangunan utama Pasar Barukai tidak mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut. Dampak justru terjadi pada lapak pedagang yang berada di pinggir jalan, tidak jauh dari lapangan SPN Cisarua.
"Kalau bangunan pasar aman, yang kena lapak pedagang di pinggir jalan dekat lapang SPN," ucap Mulyadi.
Mulyadi menjelaskan, kerusakan yang terjadi mayoritas berada pada bagian atap lapak. Kondisi tersebut dipengaruhi konstruksi bangunan yang sebagian besar masih bersifat semi permanen sehingga lebih mudah terdampak terpaan angin kencang.
Berdasarkan laporan sementara, terdapat sekitar enam bangunan lapak pedagang yang mengalami kerusakan. "Kerusakan di bagian atap, karena mayoritas bangunan semi permanen. Tadi laporannya ada sekitar enam bangunan yang rusak," kata dia.
Meski menimbulkan kerusakan pada sejumlah lapak, Mulyadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Alhamdulillah enggak ada sampai korban jiwa," kata dia.

5 hours ago
2











































