WIKA Beton Siap Kembangkan Proyek Kereta Api Nasional dan Asia Tenggara

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) menyatakan kesiapannya menjadi mitra kunci dalam pengembangan proyek perkeretaapian Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Hal ini sampaikan di hadapan pelaku industri regional pada ajang 3rd Edition Thailand Rail 2026 di Bangkok pada 30 Maret 2026.

Dalam sesi konferensi bertajuk Lessons Learned from Strategic Alliance Schemes in the Metro Manila Subway Project and Jakarta MRT Project Phase 2, WIKA Beton memaparkan pengalaman aliansi strategis di dua proyek besar kawasan, yakni Metro Manila Subway Project (MMSP) di Filipina dan MRT Jakarta Phase II CP205 di Indonesia.

Tak ketinggalan, WIKA Beton turut menceritakan milestone bisnis rel dalam satu dekade terakhir mulai dari Proyek LRT Jakarta Phase 1A, LRT Jakarta Phase 1B, hingga kontrak MRT Jakarta CP205 Railway Systems, sekaligus menegaskan visi menjadi perusahaan solusi beton berkelanjutan dengan fokus pada kemitraan strategis dan praktik berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, WIKA Beton diwakili oleh Yomil Ravianda, Regional Manager for Overseas, Jakarta Greater Area and Railway Systems. Yomil menekankan bahwa kegagalan proyek kereta api kerap terjadi di titik antarmuka bagaimana sub-sistem saling terhubung dan terintegrasi, bukan semata di kualitas teknologi atau infrastruktur tunggal.

Di samping itu, ia menjelaskan bahwa eksekusi proyek rel membutuhkan spektrum keahlian lintas disiplin yang tidak mungkin dimiliki satu organisasi saja, sehingga aliansi strategis menjadi pengungkit utama keberhasilan, baik pada fase perencanaan maupun pelaksanaan.Melalui contoh MMSP dan MRT Jakarta CP205, Yomil memaparkan bagaimana WIKA Beton mengedepankan intellectual capital keahlian manajemen proyek, rekayasa engineering, dan manufaktur beton pracetak dengan model bagi hasil dan pembagian lingkup kerja, alih-alih mengandalkan ekspansi berbasis investasi ekuitas penuh.

Sejumlah peserta konferensi sempat mempertanyakan keterkaitan antara WIKA Beton dan Danantara Indonesia, serta potensi peran keduanya sebagai katalis bagi investor yang berminat pada proyek urban railway di Indonesia dan di kawasan. Menjawab hal tersebut, Yomil menjelaskan, WIKA Beton dan Danantara merupakan jembatan antara kekuatan teknis di sisi rekayasa dan kebutuhan pengembangan skema investasi berkelanjutan bagi investor global.

Lebih jauh, Yomil menegaskan peluang kolaborasi ini dapat diterjemahkan menjadi kerja sama bisnis konkret untuk pengembangan jalur rel perkotaan di Indonesia dan global, dengan WIKA Beton berperan pada sisi rekayasa engineering, sistem manajemen dan konstruksi. Sementara itu, Danantara berperan sebagai katalis untuk struktur investasi dan konsolidasi minat investor dunia.

Melalui kehadiran di Thailand Rail 2026, WIKA Beton tidak hanya memaparkan studi kasus dan pelajaran dari Metro Manila Subway dan MRT Jakarta, tetapi juga mengirim sinyal Indonesia tengah menyiapkan pipeline proyek urban railway yang menuntut lintasan panjang, integrasi sistem, dan skema aliansi yang matang.

WIKA Beton berharap diskusi di Bangkok menjadi pintu masuk bagi lahirnya kerja sama baru dengan investor dan mitra internasional dalam proyek-proyek perkeretaapian di Indonesia dan kawasan ASEAN ke depan.

(rah/rah)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |