Wisatawan Indonesia ke Korea Meningkat, Pelaku Industri Perluas Kolaborasi Bisnis

3 hours ago 3
Wisatawan Indonesia ke Korea Meningkat, Pelaku Industri Perluas Kolaborasi Bisnis Korea Travel Mart 2026 yang mempertemukan 26 pelaku industri pariwisata Korea dengan 85 travel agent Indonesia di Raffles Jakarta(Dok. Korea Tourism Organization (KTO))

MENINGKATNYA perjalanan wisatawan Indonesia ke Korea Selatan membuka peluang lebih besar bagi pelaku industri pariwisata untuk memperluas produk dan kerja sama bisnis.

Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta menangkap peluang tersebut melalui Korea Travel Mart 2026 yang mempertemukan 26 pelaku industri pariwisata Korea dengan 85 travel agent Indonesia di Raffles Jakarta, Kamis (17/9).

Pertemuan dalam format business-to-business (B2B) tersebut memberikan ruang bagi pelaku industri dari kedua negara untuk membahas produk perjalanan, destinasi, hingga pengalaman wisata yang berpotensi dikembangkan menjadi paket perjalanan bagi wisatawan Indonesia.

Sebanyak 26 seller dari Korea yang hadir mewakili sejumlah sektor, mulai dari Korea travel agent, Korea performance group, hotel, startup, hingga regional tourism organization.

Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Kim Jisun mengatakan Korea Travel Mart 2026 menjadi kesempatan bagi industri pariwisata Korea dan agensi perjalanan Indonesia untuk bertemu secara langsung.

“Korea Travel Mart 2026 menjadi kesempatan bagi industri pariwisata Korea dan agensi perjalanan Indonesia untuk bertemu secara langsung. Kami berharap pertemuan ini dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus memberikan lebih banyak pilihan produk perjalanan bagi wisatawan Indonesia,” ujar Kim Jisun, Kamis (17/9).

Dari sisi pasar, jumlah wisatawan Indonesia ke Korea menunjukkan tren peningkatan. Pada 2025, tercatat 365.596 kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea, yang menempatkan Indonesia sebagai pasar wisatawan terbesar keempat di kawasan ASEAN.

Tren tersebut berlanjut pada 2026. Sepanjang Januari-Juli 2026, jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea mencapai 259.491, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar ketiga di ASEAN.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, KTO menargetkan 425.000 kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea sepanjang 2026.

Untuk mendukung pertumbuhan pasar, KTO memperluas akses travel agent Indonesia terhadap ragam produk dan pengalaman wisata di Korea. Pertemuan langsung dengan pelaku industri Korea memungkinkan travel agent memperoleh informasi sekaligus menjajaki kerja sama untuk mengembangkan paket perjalanan yang lebih beragam.

Keragaman kategori seller pada Korea Travel Mart 2026 juga mencerminkan semakin luasnya pilihan pengalaman wisata yang ditawarkan ke pasar Indonesia. Sepanjang 2026, KTO memperkenalkan sejumlah tema, antara lain Hallyu, Muslim-friendly Tourism, Medical & Wellness Tourism, Educational Tourism, serta MICE Tourism.

“Kami berharap semakin beragamnya produk yang diperkenalkan dapat membantu travel agent mengembangkan itinerary yang lebih bervariasi, tidak hanya dengan mengandalkan destinasi populer, tetapi juga pengalaman budaya, K-content, wellness, edukasi, hingga perjalanan bisnis dan incentive,” kata Kim.

Setelah sesi business meeting, kegiatan dilanjutkan dengan Gala Night sebagai ajang networking antara pelaku industri pariwisata Korea dan Indonesia. Acara tersebut juga diisi dengan pertunjukan seni dan musik.

Melalui pertemuan B2B tersebut, KTO Jakarta memperkuat koneksi antara industri pariwisata Korea dan travel agent Indonesia sekaligus membuka peluang pengembangan produk wisata yang lebih beragam untuk memenuhi permintaan pasar Indonesia. (E-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |