Para pekerja Departemen Penegakan Hukum Florida terlihat bekerja selama Operasi Statewide Shield, sebuah operasi lima hari yang berhasil menemukan lebih dari 160 anak yang hilang.(Departemen Penegakan Hukum Florida)
OPERASI penegakan hukum berskala besar yang berlangsung selama lima hari di Florida, Amerika Serikat, berhasil menemukan dan menyelamatkan 163 anak yang dilaporkan hilang. Bencana sosial yang terungkap melalui investigasi bertajuk Operation Statewide Shield ini menjadi upaya penyelamatan anak terbesar yang pernah dilakukan dalam sejarah negara bagian tersebut.
Operasi yang melibatkan kerja sama antara lembaga lokal, negara bagian, hingga tingkat federal ini berfokus pada pelacakan anak-anak terlantar dan menjadi korban kejahatan di berbagai wilayah utama. Anak-anak yang ditemukan berusia mulai dari 2 bulan hingga 17 tahun. Banyak di antaranya dilaporkan telah menjadi korban kekerasan, penelantaran, eksploitasi, hingga perdagangan manusia.
"Banyak dari anak-anak ini telah menjadi korban oleh mereka yang mengincar pihak paling rentan," kata Jaksa Agung Florida James Uthmeier. "Berkat kerja luar biasa dari FDLE (Departemen Penegakan Hukum Florida), Kantor Penuntutan Tingkat Negara Bagian, serta mitra lokal dan negara bagian kita, anak-anak ini sekarang aman dan menerima perawatan yang layak mereka dapatkan. Florida akan terus memimpin penyelamatan anak-anak yang hilang, memburu setiap predator, dan menuntut pelaku eksploitasi hingga batas hukum maksimal."
Distribusi Wilayah Penyelamatan dan Proses Pemulihan
Penyelamatan ratusan anak tersebut tersebar di beberapa wilayah metropolitan Florida:
- Wilayah Tampa Bay: 46 anak
- Miami: 41 anak
- Jacksonville: 32 anak
- Orlando: 21 anak
- Fort Myers: 12 anak
- Pensacola: 8 anak
- Tallahassee: 3 anak
Selain penemuan di wilayah Florida, operasi ini juga berhasil mengidentifikasi dan menemukan keberadaan anak-anak hilang di enam negara bagian lain, satu wilayah teritorial AS, serta 12 negara luar negeri.
Anak-anak yang berhasil diselamatkan langsung dibawa ke pusat pemulihan khusus (recovery hubs). Di sana, mereka menerima penanganan medis, pendampingan dari advokasi korban, serta dukungan dari profesional kesejahteraan anak dan layanan sosial.
Penangkapan Pelaku
Selain menyelamatkan ratusan korban, penegak hukum juga melakukan sejumlah penangkapan terhadap tersangka kejahatan. Salah satu tersangka yang ditangkap diketahui merupakan buronan terkait tiga tuduhan tindakan tidak senonoh terhadap anak di bawah umur dan kasus campur tangan hak asuh anak. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa penangkapan lanjutan masih akan terus dilakukan seiring berjalannya investigasi.
Komisioner Departemen Penegakan Hukum Florida (FDLE), Mark Glass, menyampaikan bahwa keberhasilan ini membuktikan pentingnya kolaborasi antarlembaga. "Operasi ini mempertemukan mitra tingkat negara bagian, lokal, dan federal untuk mengembalikan 163 anak yang hilang secara aman ke rumah," ujar Glass. (People/Z-2)


















































