Ilustrasi(Magnific)
COKELAT hitam ternyata tidak hanya menjadi pilihan camilan bagi pencinta rasa pahit. Di balik kandungan kakaonya yang lebih tinggi, makanan ini menyimpan flavanol dan polifenol yang memiliki sifat antioksidan.
Sejumlah penelitian bahkan menemukan potensi manfaatnya terhadap kesehatan kulit. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Medical News Today, kakao memiliki kandungan flavanol yang cukup tinggi.
Senyawa ini dikenal sebagai antioksidan, yang dapat membantu melawan radikal bebas dan stres oksidatif. Stes oksidatif menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan proses penuaan sel.
Namun, manfaat tersebut sangat bergantung pada kandungan kakao dan proses pengolahannya.
Lantas, apa saja manfaat cokelat hitam yang mungkin mengejutkan bagi kesehatan kulit?
1. Membantu melawan radikal bebas
Flavanol dan polifenol dalam cokelat hitam memiliki sifat antioksidan. Senyawa tersebut membantu menetralisir radikal bebas yang dapat menyebabkan stres oksidatif pada sel dan jaringan tubuh. Kondisi ini juga berkaitan dengan proses penuaan alami.
2. Berpotensi melindungi kulit dari sinar UV
Ini menjadi salah satu manfaat yang paling menarik. Penelitian yang dikutip Medical News Today, konsumsi cokelat tinggi antioksidan dapat membuat kulit peserta penelitian tidak terlalu merah setelah terkena paparan UV terkontrol. Meski demikian, penelitian lain tidak menemukan efek perlindungan yang sama sehingga hasilnya masih belum konsisten.
3. Membantu menjaga elastisitas kulit
Dalam penelitian lain, kelompok yang mengonsumsi cokelat tinggi flavanol mengalami peningkatan elastisitas atau kelenturan kulit. Temuan tersebut menunjukkan kakao memiliki potensi untuk mendukung kondisi kulit, meski penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan.
4. Mendukung aliran darah ke kulit
Flavanol dalam cokelat hitam dapat merangsang produksi nitric oxide yang membantu melebarkan pembuluh darah. Dilansir dari Cleveland Clinic, mekanisme tersebut dapat meningkatkan aliran darah, termasuk ke jaringan kulit.
5. Membantu mengurangi peradangan
Cokelat hitam juga memiliki senyawa dengan sifat antiinflamasi. Dikutip dari Medical News Today, sejumlah penelitian menemukan konsumsi cokelat dapat berkaitan dengan penurunan penanda peradangan, meski sebagian bukti masih berasal dari penelitian terbatas dan membutuhkan studi pada manusia dalam skala lebih besar.
Meski terdengar menjanjikan, bukan berarti cokelat hitam bisa menggantikan skincare atau sunscreen. Medical News Today menegaskan penelitian mengenai hubungan cokelat dan kesehatan kulit masih tergolong awal, terutama terkait perlindungan dari sinar UV.
Untuk pilihan sehari-hari, cokelat dengan kandungan kakao lebih tinggi umumnya memiliki lebih banyak flavanol dan lebih sedikit gula.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari Medical News Today, penelitian yang ada umumnya menggunakan sekitar 20–30 gram cokelat hitam per hari. Tetap konsumsi secukupnya karena cokelat hitam juga tinggi kalori dan lemak. (Medical News Today/Cleveland Clinic/Z-2)


















































