60 Ribu Warga Dievakuasi usai Kebakaran Hutan Hebat Landa Washington

2 days ago 17
60 Ribu Warga Dievakuasi usai Kebakaran Hutan Hebat Landa Washington Tiga kebakaran besar mengancam Kota Spokane, Washington. Sekitar 60.000 warga dievakuasi dan ratusan bangunan hancur akibat kobaran api.(Media Sosial X)

KEBAKARAN hutan yang meluas di Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, memaksa sekitar 60.000 warga untuk memisahkan diri dan melakukan evakuasi. Kobaran api menghancurkan ratusan bangunan dan menyebabkan ribuan rumah kehilangan pasokan listrik.

Hingga Senin waktu setempat, tiga kebakaran besar terus berkobar di sekitar Kota Spokane. Otoritas setempat memperingatkan bahwa titik-titik api tersebut belum berhasil dikendalikan.

Wali Kota Spokane, Lisa Brown, menggambarkan situasi yang melanda wilayahnya sebagai bencana yang sangat parah.

"Ini adalah bencana alam terburuk yang pernah dihadapi wilayah kami," ujar Lisa Brown.

Ia menambahkan bahwa pihak berwenang masih menilai sejauh mana kerusakan yang ditimbulkan dan "masih mendiskusikan potensi adanya korban jiwa." Hingga saat ini, belum ada konfirmasi mengenai korban tewas maupun luka-luka.

Departemen Sumber Daya Alam menyatakan kebakaran di Spokane merupakan bagian dari 16 kebakaran hutan besar yang belum terkendali di Negara Bagian Washington. Lembaga Layanan Cuaca Nasional (NWS) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan cuaca kebakaran "sangat kritis", di mana angin kencang dan kondisi udara yang sangat kering mempercepat penyebaran kobaran api.

Para ilmuwan menyebutkan perubahan iklim akibat ulah manusia memicu munculnya kondisi hangat dan kering yang mempermudah terjadinya kebakaran hutan, sekaligus menyebabkan gelombang panas serta potensi kekeringan musim panas yang lebih sering dan intens.

Rekaman video dari Spokane, kota berpenduduk terbanyak kedua di negara bagian tersebut, memperlihatkan kepulan asap tebal dan kobaran api besar melalap area dekat pemukiman warga, sementara helikopter pengebom air tampak beroperasi dari udara untuk memadamkan api.

Kebakaran ini diperkirakan telah menghancurkan sekitar 600 bangunan, termasuk rumah tinggal dan tempat usaha. Menurut penyedia layanan Avista Utilities, lebih dari 10.000 pelanggan listrik kini mengalami pemadaman total.

Gubernur Negara Bagian Washington, Bob Ferguson, telah menetapkan status darurat untuk seluruh wilayahnya. Ia mengonfirmasi telah meminta bantuan pemerintah federal setelah berkomunikasi langsung dengan Presiden AS Donald Trump.

Dalam wawancaranya bersama BBC News, Wali Kota Brown menekankan pentingnya kerja sama dari warga lokal.

"Hal terpenting adalah masyarakat harus tetap waspada, bersabar, dan mematuhi instruksi ketika kami meminta mereka bersiap untuk evakuasi atau saat kami menyatakan sudah waktunya untuk evakuasi," tutur Brown.

"Meskipun warga sangat dermawan dan terlibat, serta para petugas tanggap darurat kami bekerja siang dan malam, kami membutuhkan bantuan untuk benar-benar mengatasi besarnya skala pengungsian, krisis hunian, dan kebutuhan barang pokok," lanjutnya.

Meskipun hembusan angin diperkirakan bakal mereda, para prakirawan cuaca memperingatkan bahwa suhu udara kemungkinan akan kembali meningkat menjelang akhir pekan. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |