Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjamin stok pangan berupa beras di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada tahun ini.
Mentan Amran mengatakan stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi paling aman sepanjang sejarah Republik Indonesia, dengan cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan.
“Stok kita, cadangan di gudang Bulog, di lapangan, itu cukup untuk 10 bulan ke depan. Jika dari Maret ini, maka hingga Desember cukup. Saya ulangi, stok kita hari ini cukup untuk 10 bulan ke depan,” ujarnya usai membuka Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/3/2026).
Ia menjelaskan stok yang tersedia saat ini tidak termasuk yang baru akan dipanen beberapa bulan ke depan.
Ia memproyeksikan minimal terdapat produksi dua juta ton per bulan selama tujuh bulan ke depan.
Artinya, kata dia, hal itu mampu menghasilkan total cadangan hingga 14 juta ton yang diprediksi mampu menutupi kebutuhan hingga Mei 2027.
Ancaman El Nino biasanya hanya berlangsung selama enam bulan sehingga tidak sampai berpengaruh besar terhadap stok pangan.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI ini mengungkapkan keyakinannya bahwa ketahanan pangan nasional tidak akan terganggu oleh musim kemarau panjang yang dipicu El Nino.
“Stok kita tertinggi hari ini, itu 4,2 juta ton. Bulan depan itu akan menjadi 5 juta ton. Tidak pernah terjadi stok seperti itu selama Republik Merdeka,” ujar dia.
sumber : Antara

4 hours ago
1

















































