Alasan Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina setelah 20 Tahun

3 weeks ago 28
Alasan Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina setelah 20 Tahun Lionel Messi(Paul ELLIS / AFP)

LIONEL Messi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari tim nasional Argentina. Keputusan tersebut disampaikan Messi melalui sebuah pernyataan emosional setelah ia mempertimbangkan masa depannya bersama La Albiceleste.

Messi mengatakan keputusan meninggalkan tim nasional bukanlah hal yang mudah. Ia mengaku keputusan tersebut terasa menyakitkan, tetapi menyadari bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanannya bersama Argentina.

“Setelah waktu yang berlalu sejak final dan setelah memikirkannya dengan matang, saya ingin menyampaikan kepada semua orang bahwa saya pensiun dari tim nasional,” ujar Messi.

Pemain yang telah membela Argentina selama sekitar 20 tahun itu menegaskan bahwa dirinya selalu memberikan seluruh kemampuan ketika mengenakan seragam tim nasional.

“Saya bersumpah selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan segalanya untuk seragam ini, untuk memberikan kebahagiaan kepada kalian dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola,” katanya.

Messi Merasa Sudah tidak Punya Lagi yang Diberikan

Messi menyadari bahwa waktunya bersama tim nasional telah mendekati akhir. Ia mengaku masih memiliki rasa cinta yang besar terhadap Argentina, tetapi merasa sudah memberikan seluruh kemampuannya.

“Waktu yang tersisa tidak banyak dan berbagai tahapan mulai berakhir. Ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional,” tutur Messi.

“Saya sudah memberikan semuanya dan tidak ada lagi yang bisa saya berikan. Selain itu, ada pemain-pemain muda hebat yang datang dan mereka layak berada di sini,” lanjutnya.

Keputusan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi generasi baru untuk mengambil peran di tim nasional Argentina.

Berterima Kasih kepada Suporter

Messi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Argentina yang telah memberikan dukungan selama dua dekade perjalanan internasionalnya.

Ia mengaku akan merindukan dukungan para suporter ketika dirinya masih berada di dalam lapangan. Namun, Messi memastikan akan tetap memberikan dukungan kepada Argentina dari luar lapangan.

“Terima kasih atas seluruh kasih sayang selama 20 tahun ini. Saya akan sangat merindukan mendengar kalian dari dalam. Sekarang saya akan menjadi salah satu dari kalian, selalu memberikan dukungan dari luar, dalam keadaan baik maupun buruk, terutama dalam keadaan buruk,” ujarnya.

Kenang Dukungan Keluarga dan Rekan

Dalam pernyataannya, Messi juga memberikan penghormatan kepada keluarganya yang selalu mendampinginya sepanjang perjalanan karier.

Ia turut berterima kasih kepada para pelatih, rekan setim, dan jajaran pengurus yang pernah bekerja bersamanya di tim nasional Argentina.

“Terima kasih kepada keluarga saya karena selalu ada dan menemani perjalanan yang begitu indah tetapi juga sulit ini. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan setim, dan pengurus yang pernah berbagi perjalanan dengan saya. Saya membawa kenangan dan momen-momen yang tidak terlupakan,” kata Messi.

Messi mengatakan dirinya meninggalkan tim nasional dengan perasaan tenang dan bangga karena bersama rekan-rekan setimnya berhasil memberikan momen yang sebelumnya hanya menjadi impian.

“Saya pergi dengan ketenangan dan kebanggaan karena bersama rekan-rekan saya, kami telah memberikan kalian momen-momen yang diimpikan. Sungguh luar biasa bisa menjalani semua ini bersama kalian. Saya mencintai kalian,” ujarnya.

Messi kemudian menutup pernyataannya dengan mengungkapkan kebanggaannya sebagai warga Argentina.

“Terima kasih Tuhan karena telah menjadikanku orang Argentina. Vamos Argentina!”

Pernyataan Ditulis Dua Hari setelah Final

Messi juga menjelaskan bahwa pernyataan tersebut sebenarnya telah ditulis pada 21 Juli, dua hari setelah pertandingan final yang dimaksud.

Ia mengatakan peristiwa yang terjadi terhadap ayahnya kemudian semakin memperkuat keyakinannya terhadap keputusan untuk meninggalkan tim nasional.

“Kalimat-kalimat ini saya tulis pada 21 Juli, dua hari setelah final. Hari ini, setelah apa yang terjadi dengan ayah saya, saya semakin yakin dengan keputusan ini dibandingkan sebelumnya,” tulis Messi.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan panjang Messi bersama tim nasional Argentina. Selama membela negaranya, Messi telah menjadi bagian penting dari berbagai pencapaian besar Argentina dan meninggalkan warisan sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola negaranya. (Z-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |