Alaska Diguncang Gempa dengan Magnitudo 6,3

2 weeks ago 24
Alaska Diguncang Gempa dengan Magnitudo 6,3 Ilustrasi gempa bumi.(Antara)

GEMPA bumi berkekuatan 6,3 magnitudo terjadi di dekat Alaska, Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pada Kamis (3/9). Gempa tercatat pada pukul 11.17 UTC atau pukul 18.17 WIB, di 84 kilometer arah selatan-barat daya dari permukiman Nikolski, dengan kedalaman 35 km.

Belum ada informasi mengenai korban jiwa atau kerusakan akibat gempa. Pada hari yang sama, ahli seismologi melaporkan gempa susulan 4,8 magnitudo di lokasi 92 kilometer arah selatan-barat daya Nikolski, dengan kedalaman 22,4 km.

Gempa bumi merupakan getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba dari dalam bumi. Fenomena ini dapat terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik, aktivitas gunung api, maupun aktivitas manusia tertentu.

Gempa tektonik menjadi salah satu jenis gempa yang paling umum terjadi. Gempa ini muncul ketika tekanan yang terakumulasi di sepanjang patahan atau batas lempeng dilepaskan secara tiba-tiba. Energi tersebut kemudian merambat dalam bentuk gelombang seismik dan menyebabkan permukaan bumi berguncang.

Dalam peristiwa gempa bumi, terdapat sejumlah istilah penting. Hiposentrum merupakan titik di dalam bumi tempat gempa bermula, sedangkan episentrum adalah titik di permukaan bumi yang berada tepat di atas hiposentrum.

Kekuatan gempa umumnya dinyatakan melalui magnitudo, yang menggambarkan besarnya energi yang dilepaskan oleh gempa. Sementara itu, intensitas menggambarkan tingkat kuatnya guncangan dan dampak yang dirasakan di suatu wilayah.

Dampak gempa bumi dapat berbeda-beda, bergantung pada kekuatan gempa, kedalaman sumber gempa, jarak dari episentrum, kondisi tanah, serta kualitas bangunan. Gempa kuat dapat menyebabkan kerusakan bangunan, tanah longsor, hingga korban jiwa.

Gempa yang terjadi di dasar laut juga perlu diwaspadai karena dapat memicu tsunami, terutama apabila gempa menyebabkan perubahan atau perpindahan dasar laut secara signifikan.

Karena itu, masyarakat di wilayah rawan gempa perlu memahami langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Saat gempa terjadi, masyarakat dianjurkan tetap tenang, melindungi kepala dan tubuh, serta mencari tempat yang aman dari benda yang berpotensi jatuh. Setelah guncangan berhenti, masyarakat perlu mengikuti informasi dan arahan dari pihak berwenang.  (Ant/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |