Pasangan ganda putri Alexandra Eala dan Janice Tjen saat tampil di Abu Dhabi Terbuka(X @MubadalaADOpen)
BINTANG tenis Filipina, Alexandra Eala, bersiap menutup musim kompetisi 2026 yang gemilang dengan sebuah laga spesial di tanah kelahirannya. Eala dijadwalkan menghadapi sahabat dekatnya yang juga petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, dalam pertandingan ekshibisi di Philippine Arena, Bulacan, pada 8 Desember mendatang.
Pertandingan ini diproyeksikan menjadi salah satu ajang tenis terbesar dalam sejarah Filipina, dengan perkiraan kehadiran mencapai 55.000 penonton. Bagi Eala, laga ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bentuk apresiasi atas dukungan luar biasa publik Filipina selama ia berkarier di level internasional.
"Setiap kali bermain di luar negeri, saya membawa Filipina bersama saya. Bisa pulang dan bermain di hadapan para penggemar akan menjadi sesuatu yang sangat istimewa," ujar Eala sebagaimana dikutip dari The National.
Capaian Bersejarah di Musim 2026
Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah bagi karier profesional Eala. Ia berhasil menembus peringkat 18 dunia, sebuah pencapaian yang menempatkannya sebagai petenis Asia Tenggara dengan peringkat tertinggi pada era Open. Selain itu, ia sukses merengkuh gelar WTA pertamanya di ajang Mubadala DC Open.
Berikut adalah ringkasan pencapaian dan agenda Alexandra Eala di musim 2026:
| Peringkat Dunia | Peringkat 18 WTA (Tertinggi di Asia Tenggara era Open) |
| Gelar Utama | Juara Mubadala DC Open (Gelar WTA Pertama) |
| Laga Ekshibisi | vs Janice Tjen (Indonesia), 8 Desember 2026 |
| Lokasi Ekshibisi | Philippine Arena, Bulacan (Kapasitas 55.000 penonton) |
Fokus di AS Terbuka 2026
Sebelum kembali ke Filipina, Eala, saat ini, tengah berjuang di turnamen Grand Slam AS Terbuka 2026 di New York. Meski harus menelan kekalahan di nomor ganda campuran saat berpasangan dengan Felix Auger-Aliassime, fokusnya kini beralih sepenuhnya ke nomor tunggal.
Di nomor ganda campuran, langkah Eala terhenti setelah kalah dari pasangan suami-istri Elina Svitolina dan Gael Monfils dengan skor 4-1 dan 4-1 dalam waktu 39 menit. Sebagai informasi, tiga babak awal ganda campuran di AS Terbuka tahun ini menggunakan format set hingga empat gim.
Kini, sebagai salah satu pemain yang diperhitungkan, Eala bersiap menghadapi petenis tuan rumah, Mary Stoiana, pada babak pertama nomor tunggal yang dijadwalkan berlangsung Rabu (2/9). Kemenangan di ajang ini akan semakin mempertegas dominasinya sebelum merayakan perkembangan tenis Filipina di akhir tahun nanti.
"Saya ingin hari itu (ekshibisi) menjadi momen untuk merayakan kecintaan kami terhadap tenis, budaya kami, dan para pemain muda yang akan membawa olahraga ini ke depan," pungkasnya. (Z-1)


















































