Ali Larijani Ungkap Konspirasi Habiskan Iran dengan Skema Seperti Serangan WTC 2001

4 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, telah memperingatkan tentang apa yang ia sebut sebagai kemungkinan konspirasi untuk menyalahkan Iran atas serangan teroris besar.

Ia menggambarkan konspirasi seperti kejadian serangan menara kembar World Trade Centre (WTC) yang menjadikan alasan bagi AS untuk menginvasi Afghanistan.  

"Saya telah mendengar bahwa anggota jaringan Epstein yang tersisa telah merancang konspirasi untuk menciptakan insiden serupa dengan 9/11 dan menyalahkan Iran untuk itu. Iran pada dasarnya menentang skema teroris semacam itu dan tidak memiliki perang dengan rakyat Amerika," tulis Larijani di X.

Pernyataan Larijani muncul pada saat Amerika Serikat dan Israel terlibat dalam perang dengan Iran.

Konflik tersebut meningkat setelah AS dan Israel melakukan serangan gabungan terhadap Iran bulan lalu. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran yang berusia 86 tahun, Ayatollah Ali Khamenei, dan memicu perang yang lebih luas di Timur Tengah.

Sebagai tanggapan, Iran telah melancarkan serangan terhadap Israel dan pangkalan militer AS yang terletak di negara-negara Teluk. Israel dan AS juga terus menyerang target Iran. Menurut laporan, perang tersebut telah menewaskan lebih dari 2.000 orang, sebagian besar di Iran.

Pentagon mengatakan bahwa pasukan AS dan Israel telah menyerang lebih dari 15.000 target di seluruh Iran sejak perang dimulai. Media AS juga melaporkan bahwa Pentagon telah mengerahkan kapal serbu amfibi USS Tripoli ke wilayah tersebut, bersama dengan sekitar 2.500 Marinir.

Secara terpisah, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS telah menyerang lokasi-lokasi tempat Iran membangun drone yang digunakan untuk menyerang aset AS dan Israel.“Iran memiliki sedikit sekali kekuatan tempur yang tersisa. Kami telah menghancurkan kemampuan manufaktur mereka,” katanya, Senin.

“Demikian pula, jumlah drone telah berkurang drastis, sekitar 20 persen dari yang mereka miliki. Mulai kemarin, kami menyerang tempat-tempat di mana mereka memproduksinya,” tambah Trump.

Serangan WTC

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |