Antisipasi Kekeringan pada Musim Kemarau, Polda Jabar Bangun Sumur Bor

7 hours ago 1
Antisipasi Kekeringan pada Musim Kemarau, Polda Jabar Bangun Sumur Bor Ilustrasi(Dok Polda Jabar)

Polda Jawa Barat (Jabar) melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) perkuat langkah antisipasi dampak puncak musim kemarau dengan membangun sumur bor serta menyalurkan air bersih ke sejumlah lahan pertanian milik kelompok tani (poktan) binaan. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kekeringan yang berpotensi menyebabkan gagal panen, terutama pada komoditas jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. 

Memasuki musim kemarau yang mulai memicu berkurangnya ketersediaan air di sejumlah wilayah, Polda Jabar mengintensifkan berbagai langkah mitigasi agar produktivitas lahan pertanian tetap terjaga. Selain pembangunan sumur bor, distribusi air bersih juga dilakukan secara rutin ke lahan-lahan pertanian yang membutuhkan pasokan air.

Kabag Binkar Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko kemarin menyatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polda Jabar dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan yang telah dijalankan bersama kelompok tani binaan.

"Upaya tersebut merupakan bentuk mitigasi Polda Jabar dalam menjaga keberlanjutan pertanaman jagung dan meminimalkan dampak kekeringan
terhadap program ketahanan pangan. Program ketahanan pangan yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada budi daya jagung, tetapi juga penanaman ubi ungu. Selain pemupukan, kedua komoditas tersebut membutuhkan
ketersediaan air yang cukup agar dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Kekeringan yang berkepanjangan akibat musim kemarau maupun dampak fenomena El Nino berpotensi menurunkan hasil produksi bahkan menyebabkan gagal panen," jelasnya.

Menurut Condro, kondisi tersebut tidak hanya merugikan petani, tetapi juga dapat menghambat pencapaian target program ketahanan pangan. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya memberikan bantuan pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah yang menjadi lokasi kelompok tani binaan. Sumur bor itu diharapkan menjadi sumber air alternatif ketika debit irigasi maupun aliran sungai mulai berkurang.

"Kita memberikan bantuan pembangunan sumur bor kepada beberapa poktan di wilayah hukum Polda Jabar, sebagai sumber air alternatif untuk mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian. Selain membangun sumur bor, kami juga mengerahkan truk tangki untuk mendistribusikan air bersih ke lahan pertanian. Air tersebut diambil dari Waduk Jatiluhur sebelum disalurkan ke lahan yang membutuhkan pasokan air tambahan selama musim kemarau," tambahnya.

Setidaknya sebut Condro, setiap lahan pertanian memperoleh pasokan dua truk tangki air setiap hari. Air tersebut digunakan untuk menyiram tanaman agar kebutuhan air tetap terpenuhi dan tanaman tidak mengalami stres akibat kekeringan. Tidak hanya itu, personel Polda Jabar di wilayah juga dilibatkan dalam pemantauan kondisi saluran irigasi dan aliran sungai yang mengairi lahan pertanian jagung. Pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi air dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani.

"Personel Polda Jabar jajaran juga memantau dan mengontrol saluran irigasi, aliran sungai pada lahan jagung untuk mengoptimalkan pemanfaatan dan distribusi air secara lebih efektif, sehingga kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi selama musim kemarau," tuturnya.

Berdasarkan data Polda Jabar, sejak Januari hingga Juli 2026 telah dilakukan penanaman jagung dan ubi ungu di lahan seluas 18 ribu hektare. Luasan tersebut telah mencapai sekitar 85,70 persen dari target penanaman seluas 21.014 hektare. Sementara itu, serapan jagung oleh Bulog tercatat mencapai 8.891 ton atau sekitar 17,78 persen dari target 50 ribu ton. 

Di sisi lain, serapan jagung oleh pabrik pakan telah mencapai 212 ribu ton. Polda Jabar berharap berbagai langkah mitigasi menghadapi musim kemarau dapat menjaga produktivitas pertanian sehingga target ketahanan pangan tetap tercapai dan hasil panen petani tidak terganggu akibat kekeringan. (H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |