Pelatih Arsenal Mikel Arteta(Glyn KIRK / AFP)
PELATIH Arsenal Mikel Arteta memuji Martin Odegaard yang kembali menjadi penentu kemenangan The Gunners. Gol sang kapten membawa Arsenal menang 1-0 atas Napoli pada laga pembuka Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (10/9) dini hari WIB.
Odegaard mencetak gol kemenangan pada menit ke-75 melalui tembakan keras yang tidak mampu dibendung kiper Napoli. Gol tersebut melanjutkan performa impresif gelandang asal Norwegia itu pada awal musim 2026/2027.
Odegaard sudah mencetak empat gol dalam lima pertandingan musim ini. Dia juga menjadi penentu kemenangan Arsenal dalam dua laga beruntun setelah sebelumnya mencetak gol kemenangan saat menghadapi Chelsea. Produktivitas tersebut menjadi perubahan besar bagi Odegaard.
Pasalnya, musim lalu dia hanya mencetak satu gol dari 36 penampilan di seluruh kompetisi. Arteta menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari kondisi fisik dan peran Odegaard yang kini lebih banyak berada di area berbahaya.
"Pertama-tama, dia harus bisa tersedia. Musim lalu dia melewatkan begitu banyak pertandingan karena cedera," kata Arteta.
"Dia punya keunggulan itu dan sekarang juga memiliki hubungan yang berbeda dengan pemain-pemain di sekitarnya. Itu sangat membantu. Dia bisa menempati posisi yang berbeda dalam tim, terutama ketika kami menyerang. Ketika berada di posisi itu, dia menjadi pemain yang sangat berbahaya," imbuhnya.
Arteta juga menilai keberanian Odegaard dalan mengambil keputusan menjadi faktor penting dalam peningkatan performanya. Sang kapten kini lebih sering mengambil risiko untuk mencari peluang mencetak gol.
"Kami membutuhkan pemain dengan pola pikir seperti itu untuk menentukan pertandingan. Dia harus bermain dengan kepribadian dan terus mengambil peluang. Jika satu kesempatan tidak berhasil, coba lagi pada kesempatan berikutnya," ujar Arteta.
"Belakangan ini dia lebih sering berada di posisi tersebut. Anda bisa merasakan dia percaya bola akan masuk ke gawang. Malam ini dia mencetak gol yang luar biasa," lanjutnya.
Kemenangan atas Napoli memperpanjang start sempurna Arsenal. Sebelum pertandingan tersebut, Arsenal memenangi tiga laga di Lifa Primer musim ini. Mereka juga mengalahkan Manchester City pada Community Shield bulan lalu.
Meski hanya menang dengan skor tipis, Arteta menilai hasil tersebut tidak menggambarkan dominasi Arsenal. Timnya melepaskan 26 tembakan yang menjadi rekor terbanyak Arsenal dalam pertandingan tandang Liga Champions.
"Saya sangat senang. Cara kami menghadapi pertandingan sejak menit pertama, cara kami bersaing, serta kejelasan dalam menyerang dan membuat mereka tidak terorganisasi sangat bagus," ujar Arteta.
"Kami menciptakan begitu banyak peluang. Seharusnya skor menunjukkan hasil yang berbeda. Jika kami sedikit lebih akurat, kemenangan ini bisa jauh lebih besar," lanjutnya.
Bagi Napoli, kekalahan tersebut memperpanjang periode buruk di bawah pelatih Massimiliano Allegri. Tik berjuluk Partenopei itu menelan tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi setelah sebelumnya takluk dari Como dan Inter Milan di Serie A.
Situasi Napoli semakin sulit setelah Scott McTominay dan Andre-Frank Zambo Anguissa mengalami cedera. Allegri pun mengalihkan fokus ke pertandingan Serie A melawan Bologna pada akhir pekan nantj.
"Untuk kembali ke jalur kemenangan, kami membutuhkan kemenangan meyakinkan melawan Bologna, meski itu tidak akan mudah," kata Allegri.
"Kami tentu kecewa karena ini merupakan kekalahan ketiga secara beruntun. Secara teknis saya menyukai penampilan tim, tetapi pada babak kedua kami kekurangan tenaga. Billy Gilmour dan Kevin De Bruyne juga baru menjalani pertandingan pertama mereka," jelasnya.
(AFP/P-4)


















































