Asap Karhutla Kepung Davao Filipina, Warga Diminta Tetap di Rumah

2 weeks ago 30
Asap Karhutla Kepung Davao Filipina, Warga Diminta Tetap di Rumah Ilustrasi karhutla.(Antara)

PEMERINTAH Filipin meminta warga di wilayah Davao meningkatkan kewaspadaan menyusul kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Otoritas kesehatan setempat mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker untuk menekan risiko gangguan kesehatan.

Departemen Kesehatan Filipina untuk Wilayah Davao mengeluarkan imbauan tersebut pada Kamis (3/9). Masyarakat diminta sebisa mungkin tetap berada di dalam rumah selama kualitas udara memburuk.

"Warga sebaiknya berada di dalam ruangan selama memungkinkan, menutup pintu dan jendela, serta menggunakan masker N95 ketika harus keluar rumah," demikian imbauan pemerintah lokal Davao seperti dilaporkan Kantor Berita Filipina.

Otoritas kesehatan juga meminta warga memperhatikan kondisi saat berkendara karena kabut asap dapat menurunkan jarak pandang. Pengemudi diminta menggunakan lampu kendaraan yang sesuai dan menjaga jarak aman.

Sebelumnya, Departemen Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Filipina melalui Biro Pengelolaan Lingkungan melaporkan sejumlah wilayah mengalami penurunan kualitas udara.

Udara di Calinan, Davao City dan Koronadal City di South Cotabato masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Kategori tersebut menjadi perhatian khusus bagi anak-anak, lansia, serta warga dengan gangguan pernapasan karena paparan polusi dapat meningkatkan risiko munculnya gejala atau memperburuk kondisi kesehatan.

Selain risiko kesehatan, kabut asap juga berdampak pada aktivitas transportasi. Penurunan jarak pandang dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan, terutama bagi kendaraan umum yang tetap beroperasi. Otoritas meminta pengemudi tidak mengabaikan kondisi cuaca dan kualitas udara ketika melakukan perjalanan.

Munculnya kabut asap di Davao menambah perhatian terhadap dampak lintas batas akibat karhutla yang terjadi di Kalimantan, ndonesia. Kondisi angin membawa partikel asap melintasi wilayah negara lain dan berdampak kualitas udara di kawasan Asia Tenggara. (Dhk/P-3))

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |