Berikut Bacaan Doa agar Dilancarkan Rezeki dan Urusan(magnifik)
DOA agar dilancarkan rezeki dan urusan adalah doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT untuk memohon kemudahan dalam berbagai urusan kehidupan sekaligus kelapangan rezeki yang halal dan baik.
Doa ini dapat diamalkan sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah, disertai usaha dalam menjalani pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.
Berikut Bacaan Doa agar Dilancarkan Rezeki dan Urusan
1. Doa Memohon Rezeki dan Kebaikan
Bacaan Arab
رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Bacaan Latin
Rabbi innī limā anzalta ilayya min khairin faqīr.
Artinya
“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.”
2. Doa Memohon Kemudahan Urusan
Bacaan Arab
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
Bacaan Latin
Rabbi ishraḥ lī ṣadrī, wa yassir lī amrī.
Artinya
“Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku.”
3. Doa Memohon Rezeki yang Baik
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Bacaan Latin
Allāhumma innī as'aluka 'ilman nāfi'an, wa rizqan ṭayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Artinya
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”
4. Doa Memohon Kecukupan Rezeki
Bacaan Arab
اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Bacaan Latin
Allāhumma ikfinī biḥalālika 'an ḥarāmik, wa aghninī bifaḍlika 'amman siwāk.
Artinya
“Ya Allah, cukupilah aku dengan yang halal dari-Mu sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu sehingga aku tidak membutuhkan selain-Mu.”
5. Doa Tawakal dan Memohon Kelancaran
Bacaan Arab
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Bacaan Latin
Ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huwa, 'alayhi tawakkaltu wa huwa rabbul-'arsyil-'aẓīm.
Artinya
“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung.”
Berdoa merupakan bentuk memohon pertolongan kepada Allah, sedangkan kelancaran rezeki dan urusan tetap perlu diiringi dengan ikhtiar, usaha, doa, dan tawakal. Doa juga tidak harus dibatasi pada waktu tertentu selama tidak meyakini adanya ketentuan khusus tanpa dasar syariat. (Z-4)
Sumber: megasyariah, dompetdhuafa


















































