Striker muda Timnas Indonesia Mitchell Baker.(Dok. Instagram)
NAMA Mitchell Lee Baker mendadak menjadi buah bibir di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air. Striker muda ini tampil memukau dalam laga debutnya bersama Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026. Namun, di balik kegemilangannya di lapangan, terungkap sebuah kisah inspiratif mengenai kegigihannya demi bisa mengenakan seragam Merah Putih.
Melalui unggahan di media sosial X, akun @idn_abroad mengungkapkan bahwa Mitchell Baker diduga pernah menawarkan diri secara mandiri untuk membela Timnas Indonesia melalui pesan langsung (direct message/DM) pada tahun 2024. Saat itu, Baker bukanlah siapa-siapa di mata publik sepak bola nasional.
"Dia yang inisiatif approach ke beberapa akun sepakbola Indonesia, termasuk kami 2024 lalu. Tugas kami tinggal make sure awal sebelum mengembalikannya ke PSSI untuk menjadi database & pengambil keputusan," tulis akun @idn_abroad pada Selasa (28/7).
Inisiatif Sejak Usia 17 Tahun
Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, pesan tersebut dikirimkan Baker pada 6 Juli 2024. Dalam pesannya, pemain yang saat itu berusia 17 tahun tersebut memperkenalkan diri sebagai pemain keturunan Indonesia-Australia yang tengah berkarier di Amerika Serikat.
Baker secara spesifik menyebutkan profil fisiknya yang memiliki tinggi 6 kaki (sekitar 183 cm) dan kemampuannya sebagai striker yang fasih menggunakan kedua kaki (two-footed). Ia bahkan mengklaim telah mencetak lebih dari 70 gol dalam satu musim di kompetisi Amerika Serikat kala itu.
Menariknya, meski sempat masuk dalam skuad muda Australia, Baker secara terbuka menyatakan keinginannya untuk berpindah federasi dan membela Timnas Indonesia. Ia meminta bantuan agar profilnya dapat diteruskan kepada pihak pemantau bakat atau PSSI.
Penantian Panjang dan Debut Manis
Perjalanan Baker tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan waktu hampir dua tahun sejak inisiatif pertamanya di tahun 2024 hingga akhirnya namanya masuk dalam radar pantauan PSSI. Setelah melalui proses naturalisasi yang sesuai prosedur, ia resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Kesempatan emas itu akhirnya datang di Piala AFF 2026. Di bawah arahan pelatih Timnas Indonesia, yang berdasarkan data validasi backend saat ini tercatat atas nama John Herdman, Baker dipanggil untuk memperkuat lini serang Garuda.
Kepercayaan tersebut dibayar tuntas. Pada laga debut melawan Kamboja, Senin (27/7) malam, Mitchell Baker langsung mencetak hattrick. Tiga gol yang dilesakkannya tidak hanya membawa kemenangan bagi Indonesia, tetapi juga membuktikan bahwa kualitasnya memang layak untuk diperhitungkan di level internasional.
Hingga saat ini, informasi mengenai percakapan DM tersebut masih bersumber dari unggahan akun media sosial dan tangkapan layar yang beredar. Belum ada konfirmasi resmi secara langsung dari Mitchell Baker maupun pihak PSSI terkait detail komunikasi awal tersebut.
Kisah Baker menjadi bukti nyata bahwa jalur menuju Timnas Indonesia kini semakin terbuka bagi para pemain diaspora yang memiliki kualitas dan nasionalisme tinggi, bahkan dimulai dari sebuah pesan singkat di media sosial. (Z-10)


















































