Bapeten Pastikan Gempa NTT Tidak Picu Kenaikan Paparan Radiasi

3 hours ago 8
Bapeten Pastikan Gempa NTT Tidak Picu Kenaikan Paparan Radiasi Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa NTT.(Dok. Antara)

BADAN Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memastikan bahwa gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak memicu kenaikan paparan radiasi. Berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, fasilitas nuklir di daerah terdampak dinyatakan dalam kondisi aman.

Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten RI, Ishak, menegaskan bahwa tidak ditemukan dampak kerusakan yang mengganggu keselamatan sumber radiasi pengion akibat aktivitas seismik tersebut.

"Berdasarkan hasil koordinasi, tidak ditemukan adanya dampak gempa di NTT terhadap keselamatan dan keamanan sumber radiasi pengion di wilayah tersebut, serta tidak terjadi kenaikan paparan radiasi," ujar Ishak dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Pemantauan 51 Fasilitas Radiasi

Data Bapeten menunjukkan terdapat 51 fasilitas yang memanfaatkan tenaga nuklir berupa radiasi pengion di wilayah NTT, baik untuk keperluan medis maupun industri. Dari jumlah tersebut, 14 fasilitas berada tepat di delapan kabupaten yang terdampak langsung oleh gempa.

Adapun delapan wilayah yang menjadi fokus pengawasan meliputi:

  • Kabupaten Ngada
  • Kabupaten Manggarai
  • Kabupaten Nagekeo
  • Kabupaten Sikka
  • Kabupaten Manggarai Barat
  • Kabupaten Ende
  • Kabupaten Alor
  • Kabupaten Flores Timur

Ishak menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan secara saksama, terutama untuk mengantisipasi potensi dampak dari gempa susulan yang mungkin terjadi.

Imbauan Keamanan Masyarakat

Selain memastikan keamanan teknis, Bapeten menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah ini. Bapeten berkomitmen memberikan perhatian khusus pada fasilitas kesehatan dan industri yang menggunakan sumber radiasi agar tetap beroperasi sesuai standar keselamatan.

Masyarakat maupun pemangku kepentingan yang memiliki informasi terkait kondisi keamanan sumber radiasi di wilayah terdampak diimbau untuk segera melapor. Laporan dapat disampaikan melalui kanal media sosial resmi Bapeten atau melalui surat elektronik di [email protected].

"Segala jenis informasi yang disampaikan akan sangat membantu dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat, pekerja, dan lingkungan," pungkas Ishak. (Ant/H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |