Ilustrasi(Magnific)
PERNAH mendengar anggapan, mengkonsumsi kacang bisa menyebabkan jerawat? Makanan satu ini kerap dikaitkan dengan munculnya iritasi dan jerawat pada wajah, sehingga sebagian orang memilih menghindarinya ketika kulit mulai bermasalah. Lantas, apa sebenarnya yang terkandung dalam kacang dan bagaimana kaitannya dengan kondisi kulit?
Kandungan dalam Kacang
Kacang merupakan makanan yang memiliki sumber protein serat, lemak tak jenuh, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa tumbuhan. Kandungannya berbeda-beda menurut jenisnya.
Beberapa jenis kacang juga memiliki kandungan gizi yang khas. Almond, misalnya, mengandung vitamin E, kalsium, magnesium, fosfor, serat, dan lemak tak jenuh tunggal. Sementara itu, kenari mengandung asam alfa-linolenat (ALA), salah satu jenis asam lemak omega-3
Dikutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, satu ons atau sekitar seperempat cangkir kacang mengandung sekitar 3–7 gram protein, 1–3 gram serat, dan 160–200 kalori. Konsumsi kacang juga dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah
Benarkah kacang menyebabkan jerawat?
Jerawat pada wajah ditandai dengan bintik hitam di muka atau berwarna putih dan disertai warna kemerahan. Kacang memang kerap dikaitkan dengan munculnya jerawat, terutama karena kandungan lemaknya yang cukup tinggi.
Namun, jenis lemak yang terdapat dalam kacang umumnya merupakan lemak baik dan tidak langsung menumpuk di kulit hingga menyebabkan jerawat.
Dikutip dari Alodokter, kacang juga mengandung antioksidan, vitamin E, dan selenium yang berperan melindungi sel dari kerusakan. Kandungan tersebut juga disebut dapat membantu menurunkan risiko infeksi bakteri yang berkaitan dengan jerawat.
Jerawat sendiri terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh kotoran, sel kulit mati, debu, atau minyak, kemudian mengalami infeksi dan peradangan. Dengan mengkonsumsi kacang dalam batas wajar tidak dianggap sebagai penyebab masalah kulit.
Sebaliknya, pola makan secara keseluruhan tetap perlu diperhatikan. Makanan dan minuman tinggi gula, susu, serta makanan yang terlalu berminyak dapat berkaitan dengan kondisi jerawat.
Anggapan bahwa kacang secara langsung menyebabkan jerawat, karena kandungan lemaknya tidak dapat dijadikan patokan untuk menghindari makanan tersebut. Yang perlu diperhatikan adalah jenis, jumlah, dan pola konsumsi makanan secara keseluruhan. (Harvard T.H. Chan School of Public Health/Alodokter/Z-2)













































