Aktivis yang tergabung dalam Bandung Spirit For Palestine menempelkan poster PM Israel Benjamin Netanyahu saat aksi solidaritas seni untuk Palestina di kawasan jalan Asia Afrika Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/4/2025). Aksi tersebut sebagai seruan dukungan dihentikannya kekerasan serta kejahatan kemanusiaan oleh Israel terhadap warga Palestina sekaligus bentuk protes ditiadakannya pertemuan peringatan Ke-70 Tahun Konferensi Asia Afrika yang dinilai bisa menjadi wadah semangat solidaritas antar negara Asia Afrika dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV — Kabar tentang pemimpin Zionis Israel Benjamin Netanyahu tewas terkena serangan balasan rudal-rudal Iran, mencuat belakangan.
Di berbagai platform media sosial (medsos) mengabarkan tentang Netanyahu yang sudah tewas sejak beberapa hari yang lalu.
Namun rezim penjajahan masih menutup-nutupi kematian si penjahat perang, dan pelaku genosida di Palestina tersebut.
Anadolu Agency di Turki, menelusuri kebenaran informasi tentang matinya Netanyahu itu. Tetapi penelusuran yang dilakukan oleh kantor berita tersebut, baru sebatas permintaan tanggapan dari otoritas zionis di Israel tentang desas-desus matinya Netanyahu versi banyak informasi yang betebaran di media sosial.
Melalui korespondennya di Tel Aviv, Anadolu mengatakan otoritas penajajahan di Israel menolak klaim kematian Netanyahu itu.
“Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantan klaim-klaim di media sosial yang menyatakan bahwa ia (Netanyahu) telah tewas dibunuh dalam serangan Iran,” begitu kata Anadolu Agency, Ahad (15/3/2026).
Kepada koresponden Anadolu di wilayah penjajahan Israel, otoritas zionis itu mengatakan, klaim di media sosial atas kematian Netanyahu itu palsu.
“Itu adalah berita-berita palsu. Perdana menteri (Netanyahu) dalam keadaan baik-baik saja,” begitu pernyataan kantor pusat penjajahan di Israel, seperti diberitakan Anadolu.
Informasi tentang kematian Netanyahu baru-baru ini semakin mencuat di berbagai platform media sosial. Banyak yang meyakini, Netanyahu sudah tewas terkena serangan rudal balasan Iran beberapa hari yang lalu.

3 hours ago
3

















































