BPBD Catat 15 Titik Banjir di Kota Padang, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

2 days ago 6
BPBD Catat 15 Titik Banjir di Kota Padang, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem Ilustrasi banjir di Padang(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

HUJAN dengan intensitas lebat yang mengguyur Kota Padang sejak Senin siang (3/8) dan masih berlangsung hingga sore, menyebabkan banjir merendam ribuan rumah warga di sedikitnya 15 titik. Sejumlah kawasan mengalami genangan cukup tinggi sehingga proses evakuasi warga masih berlangsung.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat Ilham Wahab, mengatakan tim gabungan masih melakukan pendataan sekaligus evakuasi warga yang terdampak banjir di sejumlah lokasi.

"Tim BPBD bersama unsur TNI, Polri, Basarnas, pemerintah kota, dan relawan masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi serta pendataan terhadap warga terdampak. Curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah kawasan permukiman terendam," kata Ilham Wahab.

Berdasarkan data BPBD hingga Senin sore, sedikitnya terdapat 15 titik banjir yang tersebar di berbagai kawasan Kota Padang.

Lokasi yang saat ini masih dalam proses evakuasi meliputi Lubuk Minturun, Sungai Lareh, RT 01 RW 01 Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji, RT 02 RW 06 Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, serta Gunuang Sariak

Sementara itu, sejumlah lokasi lainnya juga dilaporkan terendam, namun proses evakuasi belum dilakukan karena petugas masih melakukan asesmen kondisi di lapangan.

Lokasi tersebut antara lain Perumahan Abi Lumin, Lubuk Timpuruang Guo, Komplek Wahana II Kuranji, belakang RSI Siti Rahmah Aia Pacah, belakang RSUD dr. Rasidin Aia Pacah, SDIT Alam Ar Royyan Bypass Pegambiran, SMP Negeri 27 Sungai Sapih di belakang Kantor Balai Kota Padang, RT 01 RW 07 Pasa Lalang Kuranji, Lapau Banjuang Pasar Pagi Balai Baru Kuranji, serta Jalan Usang Sungai Sapiah, Simpang Perumahan Taman Asri III.

BPBD masih menghimpun data jumlah rumah dan warga yang terdampak banjir. Pendataan dilakukan secara bertahap mengingat genangan masih terjadi di sejumlah kawasan dan hujan belum sepenuhnya reda.

Ilham mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rendah, bantaran sungai, dan kawasan rawan banjir, untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti arahan petugas apabila diminta melakukan evakuasi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena hujan masih berpotensi terjadi. Apabila kondisi air terus meningkat, segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman dan ikuti arahan petugas di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Senin (3/8) pukul 17.19 WIB. BMKG menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi mulai pukul 17.30 WIB.

Untuk Kota Padang, potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi di Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Koto Tangah.

BMKG juga menyebutkan kondisi cuaca tersebut berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam, Solok Selatan, Pasaman Barat, Dharmasraya, Sijunjung, Solok, serta Kota Pariaman. Potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WIB.

BPBD mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca, menghindari aktivitas di sekitar sungai yang meluap, serta mewaspadai kemungkinan banjir susulan maupun pohon tumbang apabila hujan deras terus berlanjut. (YH)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |