Casa Cuomo Ristorante Sajikan Kuliner Autentik Italia untuk Lidah Indonesia

2 weeks ago 5
Casa Cuomo Ristorante Sajikan Kuliner Autentik Italia untuk Lidah Indonesia Casa Cuomo Ristorante menghadirkan hidangan autentik Italia seperti Arancino dan Pizza Pesto dengan penyesuaian selera lokal(MI/Nur Azhizah Yulianis)

CASA Cuomo Ristorante menghadirkan berbagai hidangan autentik Italia dengan mempertahankan teknik pengolahan khas, meski harus menghadapi tantangan perbedaan selera konsumen di Indonesia. Chef de Partie (CDP) Casa Cuomo, Michael Vyetra Tambunan, mengungkapkan bahwa penyesuaian rasa dan tekstur menjadi kunci agar menu klasik tetap diminati pelanggan lokal.

Salah satu menu andalan yang menonjol adalah Arancino, hidangan bola nasi khas Sisilia yang dibuat secara housemade. Untuk menjaga kualitas, masa simpan hidangan ini dibatasi maksimal tiga hari.

"Arancino itu mostly Italian. Kita isi filling-nya daging, kalau enggak daging ayam agak susah ngejualnya," ujar Michael. Hidangan ini juga diperkaya dengan penggunaan truffle oil untuk memperkuat karakter rasa.

Tantangan utama muncul pada penyajian pasta dengan tingkat kematangan al dente. Michael mengakui sering menerima komplain karena pelanggan menganggap tekstur tersebut terlalu keras. Meski tetap mengikuti SOP internasional, pihak restoran tetap terbuka terhadap masukan pelanggan sebagai bagian dari pengalaman kuliner.

Selain pasta, Casa Cuomo menawarkan Pizza Pesto yang unik. Saus pesto yang terdiri dari almond, Grana Padano, basil, dan olive oil tidak dimasukkan ke dalam panggangan bersama adonan pizza untuk mencegah oksidasi basil dan menjaga kualitas bahan dari panas berlebih.

Untuk adonan pizza, restoran menggunakan air Aqua Panna dengan pH tertentu dan melalui proses fermentasi selama 12 jam.

“Kita enggak pernah main-main sama kualitas,” tegas Michael. Ia juga merekomendasikan Frittura Seafood (Fritura di Pesce) yang menyajikan cumi dan udang goreng dengan topping pistachio, serta Spaghetti Miso Butter yang menawarkan cita rasa gurih dari perpaduan kaldu dan jamur.

Sebagai penutup, tersedia Brioche dengan chantilly cream dan taburan pistachio yang memberikan sensasi segar. Michael menyebutkan bahwa menu berbasis truffle tetap menjadi best seller, sementara kolaborasi rasa antara Italia dan Jepang mulai dieksplorasi untuk menu spesial bulanan. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |