Seorang wisatawan mengendarai sepeda motor di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (27/9/2024)(ANTARA/Irfan Sumanjaya)
Tim gabungan bersiaga penuh di Blok Bantengan, kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, guna mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya pemadaman dan penyekatan api terus dilakukan di area konservasi tersebut.
Kepala BPBD Jawa Timur, Gatot Subroto, mengonfirmasi bahwa tim gabungan telah berada di lokasi sejak informasi kebakaran di Blok Bantengan diterima. Langkah ini diambil untuk memastikan api tidak merembet ke area lain di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
“Ini untuk mengantisipasi kebakaran yang terjadi di Blok Bantengan agar tidak semakin meluas,” ujar Gatot di Surabaya, Selasa (4/8).
Upaya Pemadaman dan Sekat Bakar
Berdasarkan laporan dari pihak TNBTS, saat ini masih terpantau sejumlah titik api di lapangan. Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Jatim, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat dikerahkan ke titik-titik api tersebut.
Seluruh penanganan berada di bawah koordinasi Balai Besar TNBTS. Tim di lapangan melakukan pemantauan intensif, pembuatan sekat bakar, serta menyiagakan peralatan pemadaman untuk menghambat laju penyebaran api.
Selain fokus di Blok Bantengan, personel juga diterjunkan ke Bukit Sariwani di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi jika kobaran api bergerak menuju wilayah pemukiman atau area lain di Kabupaten Probolinggo.
Kendala Cuaca dan Penutupan Akses Wisata
Gatot menambahkan bahwa keberhasilan pemadaman sangat bergantung pada kondisi cuaca. Suhu udara yang terlalu panas dan angin kencang berpotensi mempercepat perluasan kebakaran.
“Kami berharap kebakaran ini tidak semakin meluas dan bisa segera dipadamkan oleh petugas di lapangan,” tambahnya.
Sebagai langkah mitigasi dan demi menjamin keselamatan wisatawan, Balai Besar TNBTS memutuskan untuk menutup sementara sebagian akses masuk ke kawasan wisata Gunung Bromo. Penutupan ini berlaku untuk jalur:
- Pintu masuk Jemplang (Kabupaten Malang)
- Pintu masuk Coban Trisula (Kabupaten Malang)
- Jalur Senduro (Kabupaten Lumajang)
Penutupan ini diharapkan dapat memperlancar proses penanganan kebakaran oleh petugas serta menghindarkan wisatawan dari risiko bahaya akibat karhutla di Blok Bantengan.

















































