Chelsea vs Leeds United 6-3: Xabi Alonso Akui Eksperimen Nyaris Berujung Petaka

1 week ago 5
 Xabi Alonso Akui Eksperimen Nyaris Berujung Petaka Pelatih Chelsea Xabi Alonso(AFP/Adrian DENNIS)

MANAJER Chelsea, Xabi Alonso, secara terbuka mengakui bertanggung jawab atas performa buruk the Blues pada babak pertama saat menghadapi Leeds United di putaran ketiga Piala Liga. Meski sempat tertinggal dua gol, The Blues berhasil bangkit dan mengunci kemenangan telak 6-3 di Stamford Bridge, Kamis (10/9) dini hari WIB.

Eksperimen Berisiko dan Debut Watson

Dalam laga ini, Alonso melakukan rotasi besar-besaran dengan sembilan perubahan dalam susunan pemain inti. Salah satu keputusan yang mencuri perhatian adalah memberikan debut kepada Reggie Watson. Di usia 16 tahun, Watson resmi menjadi pemain termuda keempat dalam sejarah Chelsea, mengisi lini tengah bersama talenta muda Argentina, Valentin Barco.

Namun, eksperimen tersebut hampir berujung petaka. Chelsea kesulitan menemukan ritme permainan dan tertinggal lebih dulu melalui gol Tarik Muharemovic pada menit ke-23. Leeds bahkan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai melalui aksi Brenden Aaronson.

Titik Balik di Babak Kedua

Menyadari situasi yang kritis, Alonso segera melakukan perubahan taktis dengan memasukkan empat pemain kunci sekaligus: Cole Palmer, Morgan Rogers, Pedro Neto, dan Reece James. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik bagi tuan rumah.

Cole Palmer memicu kebangkitan melalui eksekusi penalti pada menit ke-53. Hanya berselang dua menit, gelandang timnas Inggris tersebut kembali mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Momentum sepenuhnya beralih ke tangan Chelsea ketika Pedro Neto membawa timnya berbalik unggul pada menit ke-60, disusul gol dari Danny Welbeck empat menit kemudian.

Leeds sempat memberikan perlawanan melalui gol Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-75 yang memperkecil skor menjadi 4-3. Namun, Chelsea memastikan tiket ke putaran keempat setelah Valentin Barco dan Welbeck menambah pundi-pundi gol untuk menutup laga dengan skor 6-3.

Tanggung Jawab Xabi Alonso

Usai pertandingan, Alonso menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan para pemain atas kesulitan yang dialami di paruh pertama. Ia menilai banyaknya perubahan komposisi pemain membuat tim sulit beradaptasi.

"Pertandingan ini sangat menegangkan dan menghadirkan berbagai emosi. Pada babak pertama, permainan tidak berjalan seperti yang kami inginkan. Saya membuat keputusan tersebut, jadi saya yang bertanggung jawab," ujar Alonso sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Ia juga memuji reaksi mental anak asuhnya setelah kebobolan gol kedua. "Sangat penting untuk tetap percaya dan membuat suporter ikut bersemangat. Pada babak kedua, semuanya jauh lebih baik karena kepercayaan diri pemain meningkat setelah mencetak gol," imbuhnya.

Produktivitas Lini Serang vs Masalah Pertahanan

Kemenangan ini mempertegas karakter menyerang Chelsea di bawah asuhan Alonso. Dalam lima laga awal kepemimpinannya, Chelsea telah mengemas 16 gol. Namun, lini belakang masih menjadi catatan merah karena telah kebobolan 10 kali dalam periode yang sama.

Kemenangan ini sekaligus mengembalikan Chelsea ke tren positif setelah sebelumnya menelan kekalahan 1-2 dari Arsenal di Liga Primer Inggris. Sementara itu, sejumlah klub besar lainnya seperti Manchester City, Arsenal, Liverpool, dan Manchester United baru akan melakoni laga putaran ketiga mereka pada pekan depan. (AFP/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |