Christine Hakim Perankan Mantan Pelacur di Film Empat Musim Pertiwi

1 week ago 23
Christine Hakim Perankan Mantan Pelacur di Film Empat Musim Pertiwi Aktris Christine Hakim menghadiri acara peluncuran poster dan cuplikan pemggoda film "Empat Musim Pertiwi" karya sutradara Kamila Andini di Jakarta, Selasa (8/9/2026).(ANTARA/Abdu Faisal)

AKTRIS senior Christine Hakim kembali menunjukkan totalitasnya dalam berakting melalui film terbaru arahan sutradara Kamila Andini yang berjudul Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Java). Dalam film produksi Forka Films ini, Christine memerankan karakter Mak Ira, seorang mantan pelacur yang kini menjalani hidup menyendiri di lereng Gunung Bromo.

Berbicara dalam acara peluncuran poster dan cuplikan penggoda (teaser) di Jakarta, Selasa (8/9/2026), Christine mengungkapkan bahwa peran sebagai perempuan malam bukanlah hal baru baginya. Sebelumnya, ia pernah memerankan karakter serupa dalam film Ponirah Terpidana pada 1984. Namun, ia menegaskan bahwa karakter Mak Ira memiliki dimensi yang sangat berbeda.

"Wah, ini bukan pertama kali menjadi pelacur ya. Udah pernah dulu sekali, udah. Tapi memang beda sekali. Ini mantan pelacur, tapi mungkin di kegilaannya itu karena menjadi pelacur bertahun-tahun," ujar Christine.

Mak Ira digambarkan sebagai sosok yang ceplas-ceplos dan tidak segan melontarkan umpatan kasar. Christine mengaku menikmati kebebasan yang diberikan sutradara dalam mengeksplorasi dialog tersebut, yang menurutnya sangat kontras dengan peran-peran dalam film melodrama yang biasanya penuh dengan perasaan tertahan.

Transformasi dan Arahan Sutradara

Demi menghidupkan karakter Mak Ira, Christine Hakim harus menjalani transformasi fisik yang cukup intens, termasuk melakukan proses pewarnaan rambut sebanyak empat kali untuk mendapatkan warna putih yang sesuai dengan visi sutradara.

Kamila Andini selaku sutradara menjelaskan bahwa ia ingin Christine menampilkan sisi personalnya yang jarang terlihat di layar kaca. "Saya bilang, 'Bu, saya itu punya karakter nih, saya pingin yang main Ibu. Tapi di sini Ibu harus jadi kayak Ibu sehari-hari yang emang senang joget-joget, gila, gitu.' Walaupun Ibu aslinya enggak banyak mengeluarkan kata-kata (umpatan) seperti itu," tutur Kamila.

Pesan Moral dan Realitas Sosial

Keterlibatan Christine dalam proyek ini didasari oleh keyakinannya pada pesan moral kuat yang diusung film tersebut. Melalui tokoh Mak Ira, film ini berupaya menyentil fenomena kemunafikan sosial, di mana banyak pihak yang tidak bermoral justru kerap berbicara tentang moralitas.

Dalam alur cerita, warung milik Mak Ira di lereng Bromo menjadi tempat perlindungan yang hangat bagi tokoh utama bernama Pertiwi (diperankan oleh Putri Marino), yang tengah dikucilkan oleh warga desanya.

Menuju Panggung Internasional

Sebelum menyapa penonton di tanah air, "Empat Musim Pertiwi" akan terlebih dahulu berkeliling di berbagai festival film internasional bergengsi. Kamila Andini menyatakan kehormatannya dapat membawa karya ini ke Toronto International Film Festival (TIFF) 2026.

Detail Film Informasi
Judul Film Empat Musim Pertiwi (Four Seasons in Java)
Sutradara Kamila Andini
Pemeran Utama Christine Hakim (Mak Ira), Putri Marino (Pertiwi)
Lokasi Cerita Lereng Gunung Bromo
Jadwal Tayang Bioskop RI 8 Oktober 2026
Rangkaian Festival Film TIFF 2026 (Toronto), Busan (Korea Selatan), Tokyo (Jepang)

"Senang banget karena Toronto itu salah satu festival dengan platform terbesar di dunia. Tahun ini akan ada 293 film yang diputar dan banyak sekali film besar di sana. Menjadi salah satu yang diputar tentu sebuah kehormatan," pungkas Kamila. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |