Dampingi Prabowo ke Rusia, Bahlil Bahas Kerja Sama Energi di EEF 2026

2 weeks ago 4
Dampingi Prabowo ke Rusia, Bahlil Bahas Kerja Sama Energi di EEF 2026 Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.(Dok. Fraksi Golkar)

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Rusia, Kamis (3/9). Kunjungan ini bertujuan memastikan sektor energi menjadi poin krusial dalam pembahasan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Rusia.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyatakan bahwa kehadiran Menteri ESDM memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi nasional. Langkah ini diambil guna memastikan komitmen bilateral berjalan selaras dengan hasil pertemuan kedua kepala negara.

"Kehadiran Menteri ESDM dalam kunjungan ini memiliki peran strategis untuk mengawal tindak lanjut agenda energi, serta memastikan komitmen bilateral berjalan sesuai hasil pertemuan kedua kepala negara," ujar Dwi Anggia dilansir dari Antara, Kamis (3/9).

Selain agenda kenegaraan, Bahlil juga memanfaatkan momentum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah dan pelaku usaha Rusia. Fokus utama dalam forum tersebut adalah menjajaki peluang investasi baru di sektor energi Indonesia guna menghadapi tantangan kebutuhan energi yang terus berkembang.

Presiden Prabowo Subianto sendiri hadir sebagai salah satu tamu kehormatan utama dalam EEF. Pada puncak agenda forum yang berlangsung 3 September 2026, Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato pada Sesi Pleno mengenai kerja sama ekonomi, ketahanan energi, serta investasi di kawasan Eurasia dan Asia-Pasifik bersama Presiden Vladimir Putin.

Diplomasi energi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang melalui kolaborasi internasional. Selain menghadiri forum utama, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan Bilateral Working Lunch bersama Presiden Putin untuk menindaklanjuti berbagai komitmen strategis kedua negara.

Pemerintah menekankan bahwa berbagai peluang kerja sama yang muncul tetap memerlukan pembahasan komprehensif agar dapat diwujudkan sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia dan Rusia. (Ant/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |