Donald Trump Tegaskan AS tidak Upayakan Perundingan dengan Iran

1 week ago 5
Donald Trump Tegaskan AS tidak Upayakan Perundingan dengan Iran Presiden Amerika Serikat Donald Trump.(Anadolu Agency/Binnur Ege Gürün Koçak )

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa Washington saat ini tidak sedang mengupayakan perundingan dengan Teheran. Meski demikian, Trump menyatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pembicaraan di masa depan jika situasi memungkinkan.

"Kami tidak mendorong (perundingan dengan Iran). Ya, perundingan mungkin saja terjadi, tetapi itu bukan sesuatu yang sedang kami upayakan," ujar Trump kepada wartawan pada Rabu (9/9), sebagaimana dikutip dari sumber Sputnik/RIA Novosti-OANA.

Kronologi Eskalasi dan Gencatan Senjata yang Gagal

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan panjang yang melibatkan aksi militer langsung. Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah lini masa konflik antara kedua negara sepanjang tahun ini:

Tanggal Peristiwa Utama
28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap sejumlah sasaran strategis di Iran. Iran membalas dengan serangan balasan ke pihak lawan.
Pertengahan Juni Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menghentikan permusuhan secara resmi.
Pasca-Juni Kesepakatan gagal bertahan lama; permusuhan kembali pecah secara sporadis hingga saat ini.

Strategi Tekanan Ekonomi Maksimum

Hingga saat ini, konflik bersenjata tersebut belum menemukan solusi permanen. Alih-alih mengedepankan jalur diplomasi aktif, Washington memilih untuk mengubah strategi dengan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengakhiri konflik dengan menciptakan tekanan finansial tambahan bagi Teheran. Pemerintah AS berharap beban ekonomi yang berat akan memaksa Iran untuk mengubah kebijakan luar negerinya atau bersedia kembali ke meja perundingan dengan syarat yang lebih menguntungkan bagi pihak Barat. (Ant/I-1)

Situasi di kawasan tetap tidak menentu dengan pecahnya bentrokan sporadis di lapangan, meskipun fokus utama Washington kini bergeser pada instrumen sanksi dan tekanan finansial.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |