DPRD Jabar Dorong Kemudahan Perizinan IKM untuk Pasar Ekspor

5 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG, – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian serius dalam mengembangkan industri kecil dan menengah (IKM), termasuk di Kota Tasikmalaya. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah perizinan agar produk lokal mampu menembus pasar ekspor.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Lina Ruslinawati, menyatakan bahwa sektor IKM tidak hanya mencerminkan kekhasan daerah, tetapi juga penting dalam menyerap tenaga kerja lokal. Pernyataan itu disampaikan Lina di Bandung, Selasa.

“Pelaku IKM patut diapresiasi karena selain mengangkat kekhasan daerah, mereka juga mampu menyerap tenaga kerja sehingga masyarakat dapat berdaya di wilayahnya sendiri,” ujar Lina.

Menurut Lina, hasil kunjungan ke berbagai daerah menunjukkan bahwa pelaku IKM di Jawa Barat, termasuk Tasikmalaya, masih menghadapi tantangan seperti fluktuasi bahan baku dan persaingan pasar yang ketat. Pemerintah diminta untuk memberikan perhatian lebih agar potensi besar pelaku IKM dapat berkembang optimal.

“Pemerintah harus memahami kebutuhan pelaku IKM dan hadir memberikan perlindungan serta dukungan yang memadai,” lanjutnya.

Komisi II DPRD Jawa Barat juga mengusulkan pendampingan holistik, tidak hanya untuk peningkatan kualitas produksi tetapi juga penguatan kapasitas usaha secara menyeluruh. Pendampingan ini penting agar kebijakan pemerintah tepat sasaran dan mengatasi permasalahan pelaku IKM, baik dari sisi bahan baku maupun akses pasar.

“Kami ingin intervensi kebijakan yang dilakukan benar-benar menyentuh akar persoalan yang dihadapi pelaku IKM,” tegasnya.

Ke depan, DPRD Jawa Barat mendorong pelaku IKM untuk meningkatkan kualitas produk agar memenuhi standar internasional. Lina menilai dukungan pemerintah dalam proses perizinan ekspor menjadi kunci agar produk unggulan daerah, termasuk dari Tasikmalaya, dapat bersaing di pasar global.

“Harapannya, IKM di Jawa Barat tidak hanya berkembang di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor dengan dukungan perizinan dan pendampingan yang memadai,” tutup Lina.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |