
Oleh: KH Imam Nur Suharno, Kepala Divisi Humas dan Dakwah Yayasan Husnul Khotimah, Kuningan, Jawa Barat
REPUBLIKA.CO.ID,Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional, tanggal 2 Mei, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan memperingati hari jadinya yang ke-32. Peringatan ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan yayasan, mengenang pencapaian, dan merencanakan masa depan yang lebih baik
Yayasan Husnul Khotimah Kuningan, sebuah lembaga pendidikan Islam yang didirikan pada tahun 1994, telah menjadi salah satu contoh nyata keberhasilan dalam mengembangkan pendidikan pesantren dan dakwah serta kontribusi sosial di wilayah Jawa Barat khususnya dan Nusantara umumnya. Dalam peringatan ulang tahun yang ke-32, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan semakin memperkuat komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah, ekonomi umat, kesehatan, dan pendidikan tinggi, serta menyerap tenaga kerja.
Dalam aspek pendidikan pesantren, Husnul Khotimah telah menjadi salah satu lembaga pendidikan berbasis pesantren terbaik di Jawa Barat, dengan lebih dari 4.300 santri saat ini serta telah meluluskan lebih dari 8.500 alumni dan telah menjadi bagian dari masyarakat. Mereka telah menyebar di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, politik, pemerintahan, dan bidang profesional lainnya. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen Yayasan Husnul Khotimah Kuningan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pondok pesantren dan memberikan kesempatan kepada santri untuk mengembangkan potensi mereka.
Selain pendidikan pesantren, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan juga telah menjadi contoh dalam pengembangan ekonomi umat. Dengan program-program seperti Mini Market, BMT, HK Resto, Konfeksi, HK Bakery, Kantin, hingga Londry, serta pelatihan kewirausahaan. Juga turut andil dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan daya serap tenaga kerja.
Pun dalam aspek dakwah, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan telah menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial, dengan mengadakan berbagai kegiatan seperti pelayanan pengajian, khutbah Jumat dan pelatihan melalui Korps Mubaligh Husnul Khotimah, santunan anak yatim dan dhuafa, bakti sosial, penerbitan majalah hingga pembinaan keagamaan di sekolah-sekolah mitra. Ini telah membantu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai keagamaan dan sosial.
Yayaan Husnul Khotimah Kuningan juga telah menjadi contoh dalam pengembangan kesehatan melalui Klinik Pratama Husnul Khotimah, dengan memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dan memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada santri dan keluarga besar yayasan serta masyarakat sekitar.
Dalam bidang pendidikan tinggi, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan telah bekerja sama dengan beberapa universitas dan lembaga pendidikan tinggi lainnya untuk memberikan kesempatan kepada siswa dan santri untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi melalui Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Husnul Khotimah. Ini telah membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Disclaimer: Pandangan yang disampaikan dalam tulisan di atas adalah pendapat pribadi penulisnya yang belum tentu mencerminkan sikap Republika soal isu-isu terkait.

2 hours ago
2

















































