Ekowisata Kepulauan Seribu Jadi Contoh, Pariwisata Nasional Didorong Makin Berkelanjutan

2 weeks ago 29
Ekowisata Kepulauan Seribu Jadi Contoh, Pariwisata Nasional Didorong Makin Berkelanjutan Ilustrasi(Dok Istimewa)

PENGEMBANGAN pariwisata nasional kini tidak hanya dituntut mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Konsep pariwisata berkelanjutan jadi semakin penting agar pertumbuhan sektor wisata tidak mengorbankan kelestarian ekosistem dan sumber daya alam.

Semangat tersebut tercermin dalam Jakarta Ecotourism Festival 2026 yang mengajak puluhan peserta dari berbagai kampus di Jakarta menjelajahi sejumlah destinasi wisata bahari di Kepulauan Seribu. 

Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai penerapan konsep ekowisata dan konservasi lingkungan. Digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta selama tiga hari dua malam sejak 28 Agustus 2026, rangkaian kegiatan dimulai dari Dermaga Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Rombongan kemudian berlayar menuju Pulau Tidung Kecil dan mengunjungi Museum Tulang Ikan Hiu.

Perjalanan dilanjutkan ke Pulau Tidung Besar sebelum rombongan bergerak menuju Pulau Pramuka. Pulau Pramuka merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu dan salah satu kawasan yang berkembang sebagai destinasi wisata dan wisata edukasi bahari.

Di Pulau Pramuka, peserta mengunjungi lokasi konservasi penyu di Pusat Suaka Penyu yang berada di Jalan Ikan Kerompis, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat langsung upaya pelestarian satwa laut yang menjadi bagian penting dari ekosistem Kepulauan Seribu.

Sebelumnya, peserta juga diperkenalkan dengan kawasan perairan Pulau Tidung yang dikenal sebagai kawasan perlindungan laut berbasis masyarakat. Mereka dapat mengeksplorasi sejumlah aktivitas konservasi, mulai dari rehabilitasi ekosistem terumbu karang dan mangrove, konservasi penyu hijau dan penyu sisik, hingga budidaya ikan nemo.

Kegiatan tersebut memberikan gambaran bahwa pengembangan destinasi wisata dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Wisatawan tidak hanya menjadi pengunjung, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga ekosistem yang menjadi daya tarik utama kawasan wisata.

Jejak edukasi ekowisata kemudian berlanjut di Pusat Suaka Penyu Pulau Pramuka. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai siklus kehidupan penyu, mulai dari telur, tukik atau bayi penyu, hingga menjadi penyu dewasa.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai berbagai ancaman terhadap keberlangsungan populasi penyu. Salah satu ancaman yang masih banyak terjadi berasal dari aktivitas manusia, terutama sampah plastik yang masuk ke laut.

Peserta diberikan edukasi mengenai kasus penyu yang menelan plastik bening karena mengiranya sebagai ubur-ubur. Kondisi itu menunjukkan bahwa persoalan sampah laut bukan hanya berkaitan dengan kebersihan kawasan wisata, tetapi juga dapat berdampak langsung terhadap keberlangsungan satwa dan keseimbangan ekosistem laut.

Di kawasan Kepulauan Seribu, jenis penyu yang ditemukan antara lain penyu sisik dan penyu hijau. Keberadaan kedua jenis penyu tersebut menjadi bagian penting dari kekayaan biodiversitas laut yang perlu dijaga melalui konservasi dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Para peserta menyambut positif pelaksanaan Jakarta Ecotourism Festival 2026. Selain mendapatkan pengalaman mengeksplorasi destinasi bahari, mereka memperoleh pemahaman lebih konkret mengenai konsep ekowisata dan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pengembangan destinasi wisata berbasis alam dapat diarahkan tidak sekadar mengejar jumlah kunjungan. Edukasi lingkungan, konservasi, dan keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting untuk memastikan pariwisata dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga sumber daya alam bagi generasi berikutnya. (H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |