Petenis Inggris Emma Raducanu(AFP/Kirill KUDRYAVTSEV)
MANTAN juara Amerika Serikat (AS) Terbuka, Emma Raducanu, dipastikan akan melewatkan turnamen Grand Slam AS tahun ini. Petenis nomor satu Inggris tersebut harus menarik diri dari ajang yang akan dimulai pada 23 Agustus mendatang karena masih dalam proses pemulihan cedera stress fracture.
Keputusan berat ini diambil setelah Raducanu melakukan konsultasi mendalam dengan tim medisnya. Cedera pada bagian bawah kaki kanan tersebut sebelumnya telah memaksa atlet berusia 23 tahun ini mundur dari turnamen Wimbledon pada musim lapangan rumput lalu.
Meski baru-baru ini ia sempat kembali ke lapangan dengan menggunakan sepatu pelindung (protective boot), kondisi fisiknya dinilai belum siap untuk kompetisi level tinggi.
Tahun yang Penuh Tantangan
Absennya Raducanu di Flushing Meadows menambah panjang daftar hambatan fisik yang ia alami dalam 12 bulan terakhir. Sejak kemenangannya yang mengejutkan di New York pada 2021, perjalanan karier Raducanu kerap terganggu oleh masalah kesehatan dan kebugaran.
Sebelum mengalami cedera kaki saat ini, Raducanu sempat berjuang melawan penyakit pascavirus yang membuatnya absen selama dua setengah bulan sejak awal Februari. Ia juga sempat mengalami cedera kaki yang menghambat sesi latihan pramusimnya secara signifikan.
Padahal, harapan sempat membubung ketika ia kembali bekerja sama dengan Andrew Richardson, pelatih yang membimbingnya meraih gelar juara AS Terbuka.
Raducanu bahkan sempat menunjukkan performa gemilang dengan mencapai final di Queen's Club, Juni lalu, yang merupakan pencapaian terbaiknya sejak 2021. Namun, laga tersebut menjadi penampilan terakhirnya sebelum kembali masuk ruang perawatan.
Rekam Jejak Medis Emma Raducanu (12 Bulan Terakhir)
| Pramusim | Cedera Kaki | Latihan pramusim terhambat parah |
| Februari - April | Penyakit Pasca-Viral | Absen selama 2,5 bulan dari lapangan |
| Juni (Musim Rumput) | Stress Fracture Kaki Kanan | Mundur dari Wimbledon |
| Agustus | Pemulihan Berlanjut | Absen dari US Open (Mulai 23 Agustus) |
Dengan keputusan ini, Raducanu akan fokus sepenuhnya pada rehabilitasi jangka panjang guna memastikan dirinya bisa kembali berkompetisi secara penuh di musim mendatang tanpa risiko cedera berulang. (bbc/Z-1)

















































