Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Peneliti BRIN Ingatkan Waspada Ili Lewotolok

1 week ago 5
Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Peneliti BRIN Ingatkan Waspada Ili Lewotolok Gunung Ili Lewotolok(Dok PVMBG)

Aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah Indonesia mencatatkan peningkatan signifikan pada Rabu (9/9). Sebanyak empat gunung berapi terpantau mengalami erupsi secara bersamaan, yakni Gunung Anak Krakatau, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT), Gunung Semeru di Jawa Timur, serta Gunung Ibu di Maluku Utara.

Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi (PRKG) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Aditya Pratama, mengungkapkan bahwa potensi letusan dari keempat gunung api tersebut masih tergolong besar dalam waktu dekat. Hal ini merujuk pada pola aktivitas yang memang tengah berlangsung di masing-masing gunung.

Meski terjadi dalam waktu yang bersamaan, Aditya menegaskan bahwa erupsi keempat gunung tersebut tidak saling memengaruhi. Ia menjelaskan bahwa fenomena ini murni merupakan kebetulan waktu dan bukan indikasi adanya sistem yang saling memicu.

“Walaupun Gunung Anak Krakatau dan Gunung Semeru berada di jalur tektonik Busur Sunda, keduanya memiliki sistem dapur magma sendiri-sendiri yang terpisah jauh secara fisik. Sementara Gunung Ili Lewotolok dan Gunung Ibu berada di tatanan tektonik yang sama sekali berbeda,” ujar Aditya kepada Media Indonesia, Kamis (10/9).

Karakteristik dan Potensi Bahaya

Aditya merinci pola ancaman dari masing-masing gunung api tersebut. Gunung Anak Krakatau diprediksi masih berpotensi mengalami letusan skala kecil hingga menengah, dengan ciri khas letusan strombolian.

Untuk Gunung Semeru, pola aktivitas dasar berupa erupsi kecil-menengah diperkirakan akan terus berulang. Namun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman sekunder.

“Yang harus diwaspadai dari Semeru adalah awan panas guguran dan aliran lahar yang sewaktu-waktu bisa terjadi akibat penumpukan material produk erupsi di sekitar puncak yang dipicu oleh curah hujan,” jelasnya.

Peringatan Khusus untuk Ili Lewotolok

Dari keempat gunung tersebut, Aditya memberikan catatan khusus bagi Gunung Ili Lewotolok di NTT. Menurutnya, tingkat kewaspadaan terhadap gunung ini harus ditingkatkan mengingat aktivitas kegempaannya yang menunjukkan tren kenaikan tajam.

“Salah satu yang sangat harus diwaspadai adalah Gunung Ili Lewotolok, karena kegempaannya masih sangat tinggi. Ada peningkatan cukup signifikan, paling tidak jika dibandingkan dari periode Juni hingga September 2026,” pungkas Aditya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |