Kisah Si Buta dari Gua Hantu dikembangkan di gim "The Blind Warrior".(Dok. Antara)
KARAKTER pendekar silat legendaris ciptaan Ganes TH pada 1967, "Si Buta dari Gua Hantu", kini merambah dunia digital melalui video game (gim) terbaru bertajuk The Blind Warrior. Gim yang dikembangkan oleh Rizero Studios ini mengadaptasi kisah ikonik Barda Mandrawata ke dalam format aksi-petualangan modern.
Berdasarkan informasi di platform Steam pada Jumat (4/9/2026), The Blind Warrior mengusung sudut pandang orang ketiga (third-person). Gim ini mengambil latar lokasi di Pulau Jawa pada tahun 1860-an, tepatnya pada masa kolonial Hindia Belanda.
Pemain akan berperan sebagai Barda, pendekar tunanetra yang mengandalkan ketajaman indra lainnya untuk bertarung. Dalam misinya membalas dendam atas kehancuran desanya, Barda akan menghadapi berbagai tantangan mulai dari pasukan musuh, bandit, hingga kekuatan magis.
Menuju Panggung Internasional
Rizero Studios terpilih menjadi bagian dari delegasi "Games From Jakarta". Program paviliun ini merupakan inisiatif yang didukung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta serta Asosiasi Game Indonesia (AGI).
Melalui dukungan tersebut, The Blind Warrior akan diperkenalkan secara internasional di ajang bergengsi Tokyo Game Show 2026. Pameran industri gim dunia ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Kamis (17/9) hingga Senin (21/9) di Makuhari Messe, Chiba, Jepang.
Saat ini, halaman toko The Blind Warrior sudah tersedia di Steam. Meski tanggal peluncuran resmi maupun versi demo masih menunggu pengumuman lebih lanjut, para pemain sudah dapat memasukkan gim ini ke dalam daftar keinginan (wishlist) untuk memantau perkembangan terbarunya.
Warisan Budaya yang Terus Berkembang
Adaptasi ke dalam gim ini menambah panjang daftar kesuksesan kekayaan intelektual (IP) "Si Buta dari Gua Hantu". Hingga saat ini, kisahnya telah tercatat memiliki lebih dari 180 volume komik dengan pembaca mencapai lebih dari 20 juta orang. Selain itu, karya ini telah diadaptasi ke dalam 9 film layar lebar dan 86 episode serial televisi.
Selain proyek gim, semesta Si Buta dari Gua Hantu juga tengah dikembangkan kembali ke layar lebar oleh Bumi Langit. Film terbaru berjudul Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat saat ini sedang dalam proses produksi di bawah arahan sutradara Charles Gozali, yang sebelumnya sukses menggarap film laga-horor Qodrat (2022) dan Qodrat 2 (2025). (Ant/H-3)


















































