Ilustrasi(Dok Human Mobile Devices)
HUMAN Mobile Devices (HMD) resmi meluncurkan Nokia 123 Shield. Perusahaan asal Finlandia yang memegang lisensi untuk memproduksi ponsel bermerek Nokia tersebut menghadirkan perangkat yang berfokus pada daya tahan, baik dari sisi ketahanan fisik maupun baterai berumur panjang.
Dirancang untuk berbagai kondisi
Perangkat ini hadir dengan desain yang dirancang lebih tangguh dibandingkan feature phone pada umumnya perangkat ini telah memenuhi sertifikasi IP65 sesuai standar IEC 60529, yang menunjukkan perlindungan terhadap masuknya debu serta semprotan air dalam kondisi pengujian laboratorium.
Meski demikian, HMD menegaskan bahwa ketahanan tersebut bukan bersifat permanen dan dapat berkurang seiring pemakaian.
Nokia 123 Shield dibekali baterai berkapasitas 1.750 mAh yang dapat dilepas. Menurut HMD, baterai tersebut mampu mendukung penggunaan sepanjang hari dan bertahan hingga 19 hari dalam mode siaga berdasarkan pengujian internal perusahaan.
Perangkat ini juga telah menggunakan USB Type-C sebagai port pengisian daya, sehingga kompatibel dengan standar pengisian daya yang banyak digunakan saat ini.
Fitur Tetap Lengkap
Ponsel tersebut juga dibekali sejumlah fitur yang umum ditemukan pada feature phone. Perangkat ini memiliki RAM 4 MB dan penyimpanan internal 4 MB, serta mendukung kartu microSD hingga 32 GB untuk menambah kapasitas penyimpanan.
Nokia 123 Shield menjalankan sistem operasi S30+ dan dilengkapi radio FM yang dapat digunakan dalam mode berkabel maupun nirkabel.
Untuk mendukung kebutuhan komunikasi, perangkat ini menggunakan jaringan GSM 900/1800 dan mendukung Dual Mini SIM (2FF + 2FF). Di dalam kemasan penjualan, HMD menyertakan baterai yang dapat dilepas, pengisi daya, serta panduan memulai cepat (Quick Start Guide).
Fokus pada kualitas panggilan
HMD menjelaskan jika Nokia 123 Shield telah dirancang untuk dapat dioptimalkan dengan sinyal yang lebih kuat dan andal untuk panggilan yang jernih dan konektivitas tanpa hambatan.
Menurut perusahaan, perangkat ini menggunakan struktur antena FPC (Flexible Printed Circuit) yang memberikan ruang antena lebih luas.
Desain tersebut diklaim dapat membantu mengoptimalkan kinerja OTA (Over-the-Air) dibandingkan perangkat yang menggunakan antena logam, sehingga kualitas penerimaan sinyal dapat lebih andal pada berbagai kondisi penggunaan.
Dengan mengusung ketahanan terhadap debu dan semprotan air, baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 19 hari dalam mode siaga, serta dukungan fitur komunikasi dasar, perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan ponsel sederhana untuk aktivitas sehari-hari maupun pekerjaan di luar ruangan. (H-2)

















































