Hubungan Jumlah Pushup dengan Kesehatan Jantung dan Umur Panjang

2 weeks ago 11
Hubungan Jumlah Pushup dengan Kesehatan Jantung dan Umur Panjang Ilustrasi.(Magnific)

KEKUATAN otot bukan sekadar indikator kebugaran fisik, melainkan prediktor nyata bagi kesehatan dan umur panjang seseorang. Berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa kemampuan fisik dasar dapat memberikan gambaran akurat mengenai risiko penyakit di masa depan.

Studi yang diterbitkan dalam Clinical Interventions in Aging menemukan bahwa kekuatan genggaman tangan (handgrip strength) merupakan prediktor yang berguna untuk memprediksi penyakit atau kecacatan di masa depan. Penelitian lain dalam The Lancet bahkan mengaitkan penurunan kekuatan genggaman dengan peningkatan risiko kematian akibat semua penyebab (all-cause mortality).

Data dari Mayo Clinic Proceedings juga memperkuat temuan ini: individu dengan tingkat kekuatan otot terendah memiliki risiko kematian enam hingga tujuh kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki tingkat kekuatan otot tertinggi.

Pushup sebagai Alat Ukur Kesehatan Jantung

Bagaimana cara mengetahui posisi Anda dalam skala prediksi umur panjang ini? Salah satu cara termudah ialah dengan menghitung jumlah pushup yang bisa Anda lakukan secara berturut-turut.

Berdasarkan studi dari Harvard yang diterbitkan di JAMA Open Network, pria yang mampu melakukan 40 pushup atau lebih secara berturut-turut memiliki risiko 96 persen lebih rendah terkena peristiwa kardiovaskular dibandingkan mereka yang hanya mampu melakukan 10 pushup atau kurang. Meskipun studi ini tidak melibatkan partisipan perempuan, para ahli menyarankan angka 25 repetisi sebagai standar ekuivalen yang adil bagi perempuan.

Menariknya, kapasitas pushup ditemukan sebagai prediktor risiko serangan jantung atau stroke yang lebih kuat dibandingkan hasil tes treadmill sub-maksimal. Para peneliti mencatat bahwa kemampuan pushup adalah metode evaluasi risiko penyakit kardiovaskular yang mudah dan tanpa biaya yang bisa dilakukan di mana saja.

Membangun Kekuatan melalui Latihan Fungsional

Jika Anda belum mampu melakukan banyak pushup, fokus utamanya bukan sekadar mengejar angka, melainkan membangun kekuatan otot secara keseluruhan. Kemampuan pushup hanyalah proksi atau indikator dari kebugaran otot yang lebih luas.

Untuk meningkatkan kekuatan fungsional yang berdampak pada umur panjang, para ahli menyarankan fokus pada empat latihan utama:

  • Pushups: Meningkatkan kekuatan dada, bahu, dan trisep.
  • Pull-ups: Memperkuat punggung, bahu, dan lengan.
  • Squats: Membangun kekuatan kaki dan otot inti (core).
  • Deadlifts: Menargetkan punggung bawah, glute, dan seluruh rantai posterior tubuh.

Menghindari Plateau dengan Adaptasi Progresif

Tubuh manusia sangat mahir dalam beradaptasi. Jika Anda melakukan rutinitas yang sama terus-menerus, tubuh akan mencapai titik jenuh atau plateau ketika kekuatan tidak lagi meningkat. Kunci untuk terus berkembang adalah memaksa tubuh untuk terus beradaptasi melalui sistem yang progresif.

Misalnya, jika Anda terbiasa melakukan 10 set dengan 10 repetisi pushup dan istirahat 60 detik, Anda bisa mencoba tantangan baru pada sesi berikutnya:

  • Menambah satu repetisi ekstra pada setiap set.
  • Mengurangi waktu istirahat menjadi 50 detik.
  • Menambahkan beban (seperti pelat beban di punggung).
  • Menambah jumlah set secara keseluruhan.

Dengan terus mencoba melakukan sedikit lebih banyak dari sebelumnya, tubuh akan terus beradaptasi, menjadi lebih kuat, lebih sehat, dan secara statistik meningkatkan peluang untuk hidup lebih lama. (Inc/I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |