IAPE Bandung, Inspirasi Bisnis Produksi dan Dekorasi Pakaian di Jawa Barat.

2 weeks ago 5
IAPE Bandung, Inspirasi Bisnis Produksi dan Dekorasi Pakaian di Jawa Barat. Pameran Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) digelar di Bandung, 2-5 September 2026, dengan menghadirkan 40 brand merek produksi pakaian.(MI/SUMARIYADI)

PELAKU industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Jawa Barat masih sangat optimistis mampu bersaing di masa depan. Tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tapi juga ekspor.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan II tahun 2025 ini berada di angka 5.23%, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional. Sektor TPT masih dianggap sebgai salah satu sektor padat karya yang penting bagi manufaktur nasional.

Di sisi lain, secara nasional, pada kuartal pertama tahun 2025 kinerja industri tekstil masih solid. Nilai ekspor di TPT yang dibukukan mencapai USD 2.99 miliar. Angka itu naik 1.53% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Hal ini tentunya membangkitkan optimisme, di tengah isu tantangan yang muncul seperti impor barang dengan harga sangat murah, dan kebijakan tarif ekspor dari negara lain yang kurang mendukung. Di satu sisi, teknologi berkembang dengan sangat cepat dan menawarkan banyak hal yang belum ada di zaman sebelumnya," ungkap Project Manager Moremedia Indonesia, Bryan W Arsaha menjelang pembukaan pameran Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) di Bandung, Rabu (2/9).

Dia menambahkan, potensi ekspor TPT Indonesia masih sangat besar. Pasalnya, biaya produksi, terutama upah pekerja, lebih efisien di banding banyak negara lain.

IAPE di Bandung digelar untuk ke-11 kalinya, dari yang pertama dilaksanakan pada 2014. Pameran serupa juga digelar di Solo, Surabaya, Denpasar dan Makassar.

"Bandung menjadi salah satu kota pilihan, karena wilayah ini menjadi barometer mode apparel sejak masa lalu. Kota Kembang juga dikenal sebagai salah satu pusat industri TPT di dalam negeri," tandas Bryan.


40 BRAND MEREK


Pameran IAPE 2026 diikuti oleh 20 perusahaan berskala nasional dengan membawa lebih dari 40 brand merek yang mendukung bisnis produksi pakaian.

Pameran IAPE akan berlangsung dari Rabu-Sabtu, 2-5 September 2026 di Bandung Convention Centre dengan waktu buka pameran 10.00-18.00 WIB.

IAPE menjadi pameran apparel decorate satu-satunya terbesar di Jawa Barat, yang menampilkan mesin dan perlengkapan pendukung produksi apparel (pakaian dan turunannya) seperti bahan kain, alat dan perlengkapan sablon, mesin jahit, mesin bordir, mesin DTG, mesin DTF, mesin cutting, heat press, dan aneka ragam mesin digital printing (UV, sublime) dan lain sebagainya.

"IAPE menjadi pameran yang memberikan wawasan dan inspirasi bagi berkembangnya bisnis produksi dan dekorasi pakaian, seiring meningkatnya juga tren fashion berbasis hobi seperti jersey, bikeriders, dan lain sebagainya," papar Founder IAPE, Aulia Sunhandhyka.

Peningkatan permintaan custom printing, print on demand, permintaan dengan skala yang lebih kecil atau satuan, juga kesadaran terhadap produk yang lebih ramah lingkungan (isu sustainibility, print ecofriendly) ini menjadi peluang yang dapat dimaksimalkan, khususnya bagi sektor usaha skala kecil dan menengah yang menjadi penopang ekonomi di Indonesia.

Pameran IAPE 2026 Bandung diharapkan dapat menjembatani perkembangan teknologi tersebut untuk dapat memberikan dampak positif bagi tren produksi dan dekorasi Apparel di Indonesia.

Menurut Aulia, sebagai pusat perekonomian di Jawa Barat, Bandung senantiasa menjadi barometer industri produksi pakaian. Pameran IAPE ini dilaksanakan juga untuk menjaga eksistensi Bandung dan meningkatkan geliat industri produksi pakaian, baik itu untuk tingkat lokal regional dan nasional.

"Diselenggarakannya IAPE di Bandung merupakan momentum yang dapat dimanfaatkan bagi para pelaku bisnis untuk menemukan dan megoptimalkan peluang yang ada, juga meng-update dan upgrade lini bisnisnya, khususnya di bisnis produksi sandang/apparel seperti garment, konveksi, sablon, dan digital printing," paparnya.  

Pada kesempatan yang sama, Ketua KOPI Grafika, Usman Batubara menilai pameran IAPE memberikan gambaran secara komprehensif baik secara makro maupun mikro terkait situasi bisnis terkini dan tantangan teknologi beserta solusinya. Hal itu terkait dengan kehadiran perusahaan-perusahaan supplier maupun distributor yang telah memiliki rekam jejak pengalaman panjang dalam mendukung bisnis apparel.

"Rekam jejak yang panjang dengan berbagai kemajuan dan keunggulan teknologi yang diberikan, menjadikan peserta pameran ini leading company di bisnis ini, yang juga memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi customernya dengan layanan after salesnya yang prima," tandasnya.  


10 SESI TALKSHOW


Pameran ini juga diikuti oleh komunitas-komunitas yang menaungi para praktisi dan ahli di bisnis ini, sehingga terjadi interaksi dan sinergi yang saling memberikan manfaat.

Di IAPE Bandung ini juga akan berlangsung ragam kegiatan pendukung. Di antaranya live demo, 10 sesi talkshow dengan tajuk Apparel Talk dengan menghadirkan 15 narasumber dan business matching.

Selain menjadi acuan bagi para pengusaha, pameran ini juga menjadi daya tarik bagi ekosistem bisnis pendukung seperti pengusaha distro, fashion designer, apparel online shop, hingga civitas akademika dan instansi kepemerintahan terkait.

IAPE 2026 Bandung diselenggarakan oleh Moremedia dengan dukungan BPD API Provinsi Jawa Barat, DPD PPGI Provinsi Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, juga Komunitas Sablon Jawa Barat.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |