Idgitaf(ANTARA/Abdu Faisal)
PENYANYI solo Idgitaf dipastikan akan mengisi ruang batin karakter utama, Kaluna, dalam pertunjukan teater bertajuk Home Sweet Loan The Musical. Pementasan yang diadaptasi dari novel karya Almira Bastari ini dijadwalkan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.
Produser Cristian Imanuell menjelaskan bahwa pemilihan materi lagu didasarkan pada pengembangan naskah hasil kolaborasi antara penulis skrip film, Widya Arifianti, dan Yemima Krisantina selaku Head of Development film Home Sweet Loan. Kolaborasi ini bertujuan memastikan lagu-lagu yang dipilih mampu menjadi tulang punggung cerita dalam format musikal.
"Kita berusaha mewakili perasaan Kaluna dari awal sampai akhir. Bagaimana caranya lagu itu bisa terjemahkan menjadi penjelasan dan backbone cerita di versi musikalnya," ujar Cristian Imanuell dalam video wawancara yang diunggah akun Visinema, Sabtu (1/8/2026).
Eksplorasi Emosi Lewat Lagu Baru
Berbeda dengan versi layar lebar ketika Idgitaf hanya menyumbangkan satu lagu berjudul Berakhir di Aku, dalam pertunjukan teater berdurasi 2,5 jam ini, ia akan menghadirkan beberapa nomor lagu baru. Lagu-lagu tersebut dirancang khusus untuk mengisi bagian-bagian krusial dalam alur cerita.
Beberapa lagu yang menjadi sorotan antara lain Cukup Nggak Cukup yang menggambarkan kegelisahan finansial saat memeriksa saldo rekening, serta Amarah Seperti Apa yang mengeksplorasi konflik emosional antarsaudara. Cristian menambahkan bahwa bagian pembuka (opening) serta penutup babak pertama dan kedua akan menjadi momen spesial dengan iringan karya Idgitaf.
Berikut adalah detail rencana pertunjukan Home Sweet Loan The Musical:
| Lokasi | Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta |
| Waktu Pelaksanaan | September hingga Oktober 2026 |
| Durasi | 2,5 Jam |
| Kolaborator Musik | Idgitaf |
| Lagu Signifikan | Cukup Nggak Cukup, Amarah Seperti Apa, Berakhir di Aku |
| Penyelenggara | Indonesia Kaya, Visinema, dan Jakarta Art House |
Selain kekuatan musik, pementasan ini juga akan menampilkan dua pemeran utama yang akan memberikan interpretasi berbeda terhadap karakter Kaluna. Hal ini diharapkan memberikan perspektif yang lebih kaya bagi penonton yang hadir di Jakarta pada periode September-Oktober 2026 mendatang. (Ant/Z-1)

















































