Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari.(Komite Olimpiade Indonesia.)
INDONESIA secara resmi mengumumkan kekuatan kontingen yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sebanyak 432 atlet dari 35 cabang olahraga dipastikan berangkat untuk berjuang mengharumkan nama bangsa pada ajang yang berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Selain ratusan atlet, kontingen Merah Putih juga diperkuat oleh 148 pelatih dan ofisial, serta didukung oleh 32 personel tim Chef de Mission (CdM). Komposisi ini merupakan hasil evaluasi ketat yang melibatkan tim review Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komisi Sport Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), dan federasi cabang olahraga dengan mempertimbangkan kesiapan fisik serta peluang meraih medali.
Target Prestasi Tanpa Pengecualian
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa seluruh atlet yang terpilih telah melewati proses seleksi yang transparan dan persiapan matang. Ia meminta para atlet untuk tampil dengan kepercayaan diri tinggi di panggung Asia.
"Kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama Indonesia," ujar Okto dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8).
Menariknya, terdapat tiga cabang olahraga yang berangkat melalui skema pendanaan mandiri, yakni tinju, anggar, dan tenis meja. Pendanaan ini bersumber dari federasi masing-masing serta dukungan mitra, di luar dukungan APBN yang diberikan kepada cabang olahraga lainnya.
Meski terdapat perbedaan sumber pembiayaan, Okto menekankan bahwa tanggung jawab dan target prestasi tetap sama bagi seluruh anggota Tim Indonesia. "Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia. Skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama," tegasnya.
Evaluasi Objektif dan Profesional
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyatakan bahwa penetapan jumlah kontingen dilakukan secara objektif dan profesional. Hal ini bertujuan agar atlet yang dikirim benar-benar kompetitif di level Asia.
"Yang terpenting, para atlet dapat bertanding dengan fokus, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menunjukkan performa terbaik demi memberikan kebanggaan bagi bangsa Indonesia," kata Erick.
Erick juga memberikan apresiasi kepada cabang olahraga yang tetap berkomitmen berangkat secara mandiri. Menurutnya, saat atlet mengenakan lambang Garuda di dada, mereka membawa satu nama besar, yaitu Indonesia.
Detail Kontingen Indonesia Asian Games 2026:
- Jumlah Atlet: 432 orang
- Cabang Olahraga: 35 cabang
- Pelatih & Ofisial: 148 orang
- Tim CdM: 32 personel
- Cabor Mandiri: Tinju, Anggar, Tenis Meja
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, memastikan seluruh aspek logistik dan persiapan teknis berjalan sesuai rencana. Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi atlet mulai dari keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melayani atlet supaya dapat meraih prestasi terbaik di Asian Games 2026 nanti," pungkas Todotua. (Ndf/I-1)

















































