Kadin Jawa Barat Menyambut Ajakan Presiden Prabowo Mendukung Pertumbuhan Ekonomi 8%

4 days ago 2
Kadin Jawa Barat Menyambut Ajakan Presiden Prabowo Mendukung Pertumbuhan Ekonomi 8% Presiden Prabowo Subianto bersama para pemimpin Kadin se-Indonesia di Istana Negara, Jumat (31/7).(ISTIMEWA)

KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat ikut menghadiri pertemuan Kadin se Indonesia dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Negara.

Pertemuan digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadapi gejolak ekonomi serta tantangan geopolitik global.

Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi yang hadir dalam pertemuan tersebut mengaku sangat mengapresiasi pertemuan yang digelar oleh Presiden Prabowo tersebut.

Menurutnya sinergi dan kolaborasi pemerintah bersama dunia usaha sangat bermanfaat. "Pertemuan itu dapat berdampak sangat besar dalam mendorong laju pertumbuhan perekonomian baik di tingkat nasional maupun di daerah," tandasnya.

Menurut Almer, dalam salah satu paparannya Presiden Prabowo menyampaikan tentang pentingnya pertumbuhan ekonomi daerah untuk mewujudkan pertumbuhan perekonomian 8%.

"Hal ini wajib digarisbawahi oleh pengusaha yang tergabung di Kadin di semua daerah. "Presiden meminta semua pengusaha untuk bahu membahu bekerja keras. Kadin menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mengawal program-program yang telah dicanangkan," pungkasnya

Dalam pertemuan tersebut Presiden menegaskan beberapa poin penting. Salah satunya soal pertumbuhan ekonomi 8%.

Kepala Negara menekankan pentingny komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha demi mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan ekonomi daerah membutuhkan keterlibatan para pemimpinan Kadin dari 38 provinsi untuk meningkatkan potensi dan ketahanan ekonomi.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa program prioritas nasional harus mendapat dukungan penuh dari pengusaha. Kebijakan strategis pemerintah yang membutuhkan campur tangan Kadin, di antaranya  meliputi pencapaian swasembada pangan, ketahanan energi, hilirisasi industri, serta percepatan investasi.

"Sinergi untuk melakukan mitigasi tantangan global sangat penting. Kerja sama harus dilakukan untuk menghadapi tantangan ekonomi serta dinamika geopolitik global saat ini," tandas Presiden Prabowo.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |