Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gambut di Riau meluas hingga 783 hektare.(Dok. Rudi Kurniansyah)
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) gambut di Provinsi Riau terus meluas akibat kondisi cuaca panas ekstrem dan efek El Nino. Hingga Kamis (20/8), estimasi luas lahan yang terbakar di delapan lokasi berbeda telah melonjak hingga mencapai 783 hektare (Ha).
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra, Ferdian Krisnanto, menyatakan bahwa angka tersebut merupakan estimasi lapangan yang nantinya akan diverifikasi lebih lanjut menggunakan citra satelit. Saat ini, frekuensi kebakaran di wilayah Sumatra memang sedang meningkat, khususnya di Riau dan Sumatra Selatan (Sumsel).
“Untuk Sumsel saat ini juga sudah hampir 15 hari di BKO-kan Manggala Agni dari Jambi. Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Pekanbaru dan Palembang menjadi perhatian karena kondisinya yang fluktuatif dan dinamis,” ujar Ferdian.
Di Kabupaten Kampar, tim Manggala Agni Daops Pekanbaru tengah menangani tiga titik api. Lokasi tersebut meliputi Desa Rimbo Panjang (4,5 Ha) dan Desa Pagaruyung (10 Ha) yang berstatus Areal Peruntukkan Lain (APL), serta kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina di Desa Pangkalan Baru (8 Ha).
Selain di Kampar, kebakaran besar juga terjadi di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan dengan estimasi luas mencapai 300 hektare. Tim tambahan saat ini sedang disiapkan untuk memperkuat personel Manggala Agni Daops Siak dan Daops Rengat yang sudah berada di lokasi sejak dua hari terakhir.
Titik kebakaran terluas berada di Desa Sei Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, yang mencapai 434,35 hektare. Di lokasi ini, petugas Manggala Agni Daops Rengat telah memasuki hari ke-18 pemadaman dan kini sedang melakukan tahapan mopping up atau pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.
Lokasi lain yang terdampak meliputi Desa Pangkalan Libut di Kabupaten Bengkalis seluas 20 hektare, Desa Mengkapan di Kabupaten Siak seluas 3,5 hektare, serta Desa Penyaguan di Indragiri Hulu seluas 3 hektare. Ferdian menegaskan tim di lapangan terus berjibaku melakukan penyekatan dan pemadaman total guna mencegah api merembet lebih luas di lahan gambut. (Z-10)













































