Raffi Ahmad (pertama kiri) bersama anggota kelompok The Dudas, Nazril Irham, Gading Marten, dan Deddy Mahendra Desta menyampaikan rencana tur mereka usai konferensi pers di Jakarta Selatan pada Rabu (19/8/2026).(ANTARA/Abdu Faisal)
KELOMPOK pesohor penyuka otomotif, The Dudas Minus One, bersiap melebarkan sayap perjalanan mereka ke kancah internasional. Setelah sukses menjelajahi berbagai pelosok di Indonesia, grup yang beranggotakan Nazril Irham (Ariel), Deddy Mahendra Desta, Gading Marten, dan Raffi Ahmad ini berencana menggelar tur lintas negara di wilayah Asia.
Rencana besar tersebut diungkapkan saat mereka menghadiri konferensi pers tur D'MASIV bertajuk Asia Home Run di Jakarta Selatan, Rabu (19/8). Perjalanan ini bukan sekadar kegiatan hobi motoran biasa, melainkan mengusung misi sosial, edukasi, dan diplomasi budaya.
Misi Edukasi dan Advokasi
Raffi Ahmad, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden, menjelaskan bahwa perjalanan darat (touring) ini bertujuan untuk memperluas jejaring persahabatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain mempelajari strategi pengembangan pariwisata di negara tetangga, kelompok ini juga berkomitmen membantu upaya advokasi bagi para pekerja migran Indonesia.
"Kita melakukan perjalanan karena edukasi, bisa kita bilang bersosialisasi, ingin menambah kawan, menambah sahabat. Ada agenda lain juga, dari persahabatan kita ini bisa menjadi satu hal yang lebih banyak manfaatnya buat masyarakat," ujar Raffi.
Mencari Akar Budaya Serumpun
Senada dengan Raffi, Ariel NOAH mengungkapkan ketertarikannya untuk meneliti persamaan budaya antara Indonesia dengan negara-negara Asia lainnya. Menurutnya, memahami kesamaan identitas sebagai bangsa serumpun akan membantu masyarakat Indonesia menyadari keistimewaan budayanya sendiri.
Ariel secara spesifik menyebutkan ketertarikannya pada teori "Out of Taiwan", sebuah hipotesis yang menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Taiwan atau Kepulauan Formosa.
"Mudah-mudahan kalau kita cari persamaannya, kita bisa tahu keistimewaan kita sendiri di Indonesia," tutur Ariel.
Menyapa Warga Indonesia di Luar Negeri
Gading Marten menambahkan bahwa pemilihan wilayah Asia didasari oleh kedekatan geografis dan banyaknya warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di sana, baik untuk menempuh pendidikan maupun bekerja. The Dudas Minus One berencana menjadikan momen tur ini sebagai wadah untuk mendengar aspirasi dan kendala yang dihadapi para perantau.
"Banyak juga saudara-saudara kita yang sekolah atau bekerja di beberapa daerah di Asia. Kita akan ke sana dan kumpul juga, siapa tahu kita bisa tanya apa masalah-masalah mereka di sana untuk dibantu," kata Gading.
Berikut adalah rincian rencana perjalanan dan agenda The Dudas Minus One di Asia:
| Anggota Kelompok | Ariel NOAH, Desta, Gading Marten, Raffi Ahmad |
| Negara Tujuan | Singapura, Thailand, Laos, Myanmar, Hong Kong, dan wilayah Asia lainnya |
| Fokus Utama | Edukasi, Sosialisasi, Studi Pariwisata, Advokasi Pekerja Migran |
| Misi Tambahan | Menghadirkan tempat kumpul komunitas sebagai wadah kreativitas anak muda |
Selain agenda perjalanan, The Dudas Minus One juga berencana membangun sebuah ruang kreatif bagi komunitas. Tempat ini diharapkan dapat menjadi titik temu bagi kaum muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas mereka di masa depan. (Ant/Z-1)













































