Ilustrasi Padang Pasir. Kawasan Najd bermula dari Khandaq Madinah hingga Irak.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Jika melihat fenomena perang dan kisruh saat ini yang melanda kawasan Timur Tengah terutama di kawasan Teluk hingga Irak mengingatkan hadits Nabi Muhammad SAW tentang nubuat hari akhir.
Nubuat tersebut yaitu sebuah pernyataan bahwa kawasan Najd merupakan lokasi munculnya huru-hara yang mengguncang dunia. Benarkah demikian?
Terdapat dua hadits Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa kawasan Najd adalah lokasi munculnya huru-hara yang mengguncang dunia.
Hadits pertama
عن ابن عمر رضي الله عنهما، أنه قال أن النبي عليه الصلاة و السلام قام إلى جنب المنبر فقال الفتنة ها هنا، الفتنة هاهنا، من حيث يطلع قرن الشيطان أو قال قرن الشمس
Dari Ibnu Umar RA, dia berkata, “ Rasulullah SAW berdiri di samping mimbar dan dia berkata, “Fitnah itu di sini, fitnah itu dari sini, dari munculnya tanduk setan atau tanduk matahari.” (HR Bukhari)
Sedangkan hadits kedua adalah sebagai berikut:
عن ابن عمر رضي الله عنهما، أنه قال أن النبي عليه الصلاة و السلام قال اللهم بارك لنا في شامنا اللهم بارك لنا في يمننا, قالوا: يا رسول الله! وفي نجدنا, فأظنه قال: في الثالثة هناك الزلازل، والفتن، وبها يطلع قرن الشيطان
Dari Ibnu Umar RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Ya Allahh berkatilah bagi kami Syam kami, ya Allah berkatilah Yaman kami.” Mereka (para sahabat) berkata, “Ya Rasulullah dan tas Najd kami?” Ibnu Umar lantas menjawab di pertanyaan yang ketiga. “Di sanalah ada gempaa, fitnah, dan di situlah terbit tanduk setan.” (HR Bukhari)
Sebagian orang menyebut bahwa Najd adalah khusus Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang belakangan kerap terlibat dalam huru-hara terkait dengan Yaman dan Somalia. Benarkah demikian?

2 hours ago
2
















































