Kebakaran 20 Lapak di Kedoya Selatan Diduga akibat Korsleting Listrik

2 weeks ago 5
Kebakaran 20 Lapak di Kedoya Selatan Diduga akibat Korsleting Listrik Kebakaran menghanguskan sejumlah lapak di Jalan Kedoya Raya RT.4/RW.3 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (4/9/2026) siang.(Antara)

KEBAKARAN hebat melanda kawasan permukiman di Jalan Kedoya Raya RT.4/RW.3, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat siang. Insiden tersebut menghanguskan sedikitnya 20 unit lapak dan bedeng milik warga.

Komandan Pleton A Satuan Pelaksana (Satpel) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kebon Jeruk, Suripto, mengungkapkan bahwa api diduga kuat berasal dari arus pendek listrik atau korsleting.

"Menurut saksi mata, diduga dari korsleting listrik di salah satu bedeng yang bersebelahan dengan gudang rongsokan. Makanya api cepat membesar," ujar Suripto saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Upaya Pemadaman dan Kendala

Petugas Gulkarmat segera dikerahkan ke lokasi untuk memutus perambatan api. Suripto menjelaskan bahwa tim di lapangan berupaya keras melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sisi utara lokasi kejadian.

Meski demikian, proses pemadaman sempat menemui hambatan. Kepadatan lalu lintas di sekitar wilayah Kebon Jeruk pada siang hari membuat armada pemadam sulit menembus lokasi dengan cepat. Beruntung, bantuan segera datang dari personel pemadam sektor terdekat.

"Alhamdulillah, ada respons cepat dari sektor Kembangan karena jaraknya cukup dekat," tambahnya.

Data Insiden Keterangan
Lokasi Kejadian Jl. Kedoya Raya RT.4/RW.3, Kedoya Selatan, Jakbar
Objek Terbakar 20 Unit Lapak/Bedeng
Dugaan Penyebab Korsleting Listrik
Korban Jiwa/Luka Nihil

Kondisi Terkini

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Petugas berhasil memastikan api benar-benar padam sebelum melakukan proses pendinginan di area gudang rongsokan dan bedeng yang terdampak.

Total kerugian materiil akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |