Kecurangan Seleksi PNS Besar-besaran di Tailan, 5.925 Pegawai Terancam Dicopot 

1 day ago 6
Kecurangan Seleksi PNS Besar-besaran di Tailan, 5.925 Pegawai Terancam Dicopot  Ilustrasi.(Mladen ANTONOV / AFP)

RIBUAN pegawai negeri Tailan terancam diskors akibat skandal kecurangan ujian, demikian disampaikan pihak berwenang pada 16 Juli 2026, seiring dengan perluasan penyelidikan yang telah berujung pada penangkapan tiga orang. Dalam kasus korupsi dan suap ini, banyak pejabat publik diduga terlibat.

Skandal kecurangan seleksi PNS Tailan ini bermula pada bulan Juni 2026, ketika penyidik menyampaikan bahwa para pejabat menerima suap hingga 800.000 baht atau sekitar Rp432 Miliar untuk memanipulasi hasil ujian para kandidat secara elektronik agar mereka lulus ujian wajib untuk pengangkatan atau promosi di pemerintahan.

Polisi menemukan ketidakberesan dalam hasil ujian 5.814 pegawai negeri yang mengikuti ujian tersebut, demikian disampaikan pejabat Kementerian Dalam Negeri Unsit Sampuntharat kepada wartawan, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan mereka dapat ditangguhkan sementara hingga keputusan komite dikeluarkan, yang kemungkinan akan diumumkan paling cepat pada Jumat.

“Kerugiannya sangat besar, dan hal ini tidak adil bagi mereka yang memperoleh jabatannya secara jujur,” kata Unsit dikutip Selasa (4/8).

Kementerian tersebut menyatakan akan memeriksa sekitar 800.000 lembar soal ujian sementara para penyidik berusaha menentukan sejauh mana dugaan kecurangan tersebut terjadi.

Para tersangka yang terdiri atas dua pria dan satu wanita, telah ditangkap atas tuduhan termasuk menghancurkan dan menyembunyikan dokumen resmi. Seorang tersangka ditangkap setelah melarikan diri ke negara tetangga, Laos, demikian menurut polisi. Jika terbukti bersalah, mereka dapat dikenai denda dan menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun.

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengecam dugaan penipuan tersebut sebagai tindakan yang “menjijikkan”.

Dalam pernyataannya, ia memperingatkan adanya “lingkaran setan” di mana para pejabat menggunakan cara-cara korup untuk memperoleh jabatan yang berkuasa dan penuh tanggung jawab, yang kemudian memberi mereka peluang lebih lanjut untuk melakukan korupsi.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah penyelidikan bersama selama 17 hari oleh kepolisian dan lembaga antikorupsi. Para petugas menyita komputer dan dokumen ujian. (AFP/H-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |