Kelompok Tani dan UMKM Pekalongan Sukses Ekspor 19 Ton Kopi ke Yunani

3 hours ago 1

Bea Cukai Tegal dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal melapas ekspor 19,8 ton kopi robusta milik kelompok tani dan UMKM KUB Lumbung Kopi Nusantara ke Yunani, Senin (9/3/2026).

Foto: Bea Cukai

UMKM kopi di Pekalongan semakin siap bersaing di pasar internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN -- Kelompok tani dan UMKM KUB Lumbung Kopi Nusantara asal Kabupaten Pekalongan sukses mengekspor 19,8 ton kopi robusta ke pasar Yunani. Pelepasan ekspor dilakukan Senin (9/3/2026), bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal dan Bea Cukai Tegal.

Kopi tersebut berasal dari kelompok tani dan UMKM KUB Lumbung Kopi Nusantara yang berlokasi di Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Pengiriman ini menandai keberlanjutan ekspor kopi Pekalongan yang sebelumnya berhasil memasuki pasar Yunani.

Pada periode November 2025, kopi robusta Pekalongan telah lebih dahulu dikirim ke negara yang sama dengan volume mencapai 59,4 ton. Saat itu, ekspor dilakukan dalam tiga kontainer biji kopi hijau (green bean), yang menunjukkan meningkatnya permintaan pasar internasional terhadap kopi dari wilayah tersebut.

Menurut Kepala KPwBI Tegal, Bimala, keberhasilan ekspor dalam skala kontainer menjadi tonggak penting bagi pengembangan kopi Pekalongan di pasar global. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk kopi yang dihasilkan pelaku usaha lokal.

“Keberhasilan ini mencerminkan UMKM kopi di Pekalongan semakin siap bersaing di pasar internasional, baik dari sisi kualitas maupun kapasitas produksinya,” ujar Bimala.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tegal, Yusup Mahrizal menegaskan, pihaknya terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha, khususnya UMKM, agar mampu menembus pasar ekspor.

Menurutnya, Bea Cukai terbuka untuk memberikan asistensi dan pendampingan terkait prosedur ekspor sehingga proses pengiriman barang ke luar negeri dapat berjalan lancar.

“Kami siap memberikan asistensi kepada pelaku usaha terkait pemahaman prosedur ekspor agar kegiatan ekspor dapat berjalan , dengan baik,” kata Yusup dalam keterangan, Rabu (11/3/2026).

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |