Pelajar Sekolah Dasar (SD) Negeri 54 mengikuti sosialisasi cara menggosok gigi yang baik dan benar yang diselenggarakan oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unsyiah di Banda Aceh, Aceh, Senin (12/9/2022). Sosialisasi cara menggosok gigi yang baik dan benar untuk pelajar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) 2022 sebagai upaya memberikan edukasi untuk mencegah meningkatnya penderita gigi berlubang dan gangguan kesehatan gusi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong penguatan upaya promotif dan preventif guna menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak dini. Hal ini penting mengingat 41% anak sekolah yang diperiksa melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mengalami karies atau gigi berlubang.
Wakil Menteri Kesehatan Prof Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemeriksaan gigi merupakan salah satu prioritas dalam program CKG. Sehingga pemeriksaan gigi perlu dimanfaatkan oleh seluruh anak sekolah.
“Berita baiknya, pemeriksaan gigi adalah salah satu prioritas pemerintah dalam program Cek Kesehatan Gratis. Namun, kabar kurang baiknya, dari hasil pemeriksaan CKG anak sekolah, masalah karies justru menjadi yang paling banyak ditemukan. Kami mencatat 41% anak sekolah yang diperiksa mengalami gigi karies,” ujar Dante dalam keterangannya pada Sabtu (19/9/2026).
Dante menyebut masalah gigi tidak seharusnya baru ditangani ketika sudah sakit. Pemeriksaan secara rutin setiap enam bulan diperlukan untuk mendeteksi masalah sejak dini, disertai kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut setiap hari.
“Intervensi kesehatan gigi yang paling tepat adalah melalui promotif dan preventif, bukan menunggu sakit kemudian mengobatinya. Sekolah menjadi salah satu kunci karena di sana ada UKS, dokter kecil, pramuka, dan berbagai kegiatan yang dapat digunakan untuk membangun kebiasaan sehat,” kata Dante.
Dante juga mendorong sekolah untuk mengajarkan hal-hal sederhana terkait perawatan gigi, dari cara menyikat gigi yang benar, memilih makanan yang baik untuk kesehatan gigi, hingga mengenalkan penggunaan pasta gigi berfluoride. Para murid di sekolah juga dapat dilibatkan sebagai “detektif gigi berlubang” untuk membantu mengenali tanda-tanda masalah gigi pada teman-temannya.

11 hours ago
8

















































