Kesaksian Warga terkait Temuan Jasad Bayi di Rumah Roboh Tamansari

1 week ago 5
Kesaksian Warga terkait Temuan Jasad Bayi di Rumah Roboh Tamansari Ilustrasi.(Magnific)

WARGA RT 05 RW 02 Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, digegerkan dengan temuan mayat bayi yang dikubur di suatu rumah roboh pada Rabu (9/9/2026). Jasad bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diduga dibuang oleh pasangan kekasih berinisial R, 28, dan E.

Salah satu warga setempat, Marlina, 61, menceritakan bahwa warga mulai menyadari kejadian tersebut saat petugas kepolisian mendatangi lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Polisi datang membawa pelaku R, yang dikenal warga dengan sapaan Oman, untuk menunjukkan lokasi pembuangan jenazah.

"Sekitar jam 1 ya ke sini dibawa sama polisi, menunjukkan tempat dia membuang jenazah bayi. Warga mulai ramai setelah pelakunya dibawa ke sini," ujar Marlina saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Marlina mengungkapkan, berdasarkan percakapan yang ia dengar antara polisi dan pelaku, R mengaku mengubur bayinya di dalam tanah dengan cara dibungkus karung dan ditimbun batu. Ia juga sempat melihat proses evakuasi bayi yang kondisinya masih tampak baru lahir.

"Bayi baru lahir, masih ada ari-arinya. Darah juga masih ada. Jenazahnya dibawa pakai kantong oranye," imbuhnya. Setelah menunjukkan lokasi tersebut, pelaku R langsung dibawa kembali ke Polsek Metro Tamansari.

Kronologi dan Penangkapan Pelaku

Kapolsek Metro Tamansari, Komisaris Bobby M. Zulfikar, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan pasangan kekasih R dan E. Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku nekat mengakhiri nyawa bayi tersebut sesaat setelah persalinan karena panik mendengar tangisan sang bayi.

"Setelah panik kemudian menutup mulut, ya mulut bayi ini karena nangis ya. Setelah itu ya henti (nafas), meninggal," jelas Bobby.

Bobby menambahkan, jasad bayi tersebut dikubur di bangunan kosong yang sudah tidak memiliki atap. Untuk menutupi perbuatannya, pelaku membungkus bayi dengan selimut, memasukkannya ke dalam kardus, lalu membungkusnya kembali dengan karung goni sebelum dikubur di antara puing-puing bangunan.

"Kosong yang sudah tidak berbentuk rumah lah, ibaratnya gitu. Di bawahnya itu kan ada tanah dan lain sebagainya, berantakan. Nah, dia (bayi) dikuburkan di situ," tutur Bobby.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Metro Tamansari untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. (Ant/I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |