Koops TNI Habema Kuasai Markas Transit OPM Daniel Aibon Kogoya di Intan Jaya

18 hours ago 8
Koops TNI Habema Kuasai Markas Transit OPM Daniel Aibon Kogoya di Intan Jaya Komando Operasi (Koops) TNI Habema(MI/HO)

KOMANDO Operasi (Koops) TNI Habema kembali memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Papua melalui operasi terukur berbasis intelijen. Dalam aksi terbaru, pasukan berhasil menguasai sebuah honai yang diduga kuat menjadi lokasi transit kelompok bersenjata TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya.

Operasi ini merupakan langkah preventif untuk memutus potensi ancaman keamanan sebelum membahayakan warga sipil. Seluruh tahapan operasi, mulai dari pengumpulan informasi hingga pengamatan lapangan, dilakukan dengan verifikasi yang sangat cermat guna memastikan keselamatan masyarakat setempat tetap terjaga.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M. Wirya Arthadiguna, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa tindakan ini diambil setelah adanya indikasi kuat mengenai rencana aksi bersenjata dan konsolidasi kelompok tersebut di Intan Jaya.

"Kami tidak bergerak karena dugaan semata. Setiap langkah diawali dengan pengintaian, verifikasi, dan analisis yang matang agar tindakan yang diambil benar-benar tepat sasaran. Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap aman dan dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang," ujar Wirya.

Barang Bukti yang Diamankan

Dalam penggeledahan di lokasi transit tersebut, pasukan berhasil menyita sejumlah senjata api dan perlengkapan militer yang diduga digunakan untuk aktivitas kelompok bersenjata. Berikut adalah rincian barang bukti yang diamankan:

Jenis Temuan Spesifikasi/Jumlah
Senjata Api Organik 1 Pucuk Lee Enfield (Kaliber 7,62 mm)
Senjata Api Rakitan 2 Pucuk (Kaliber 5,56 mm)
Senapan Angin 1 Pucuk (Kondisi Terbongkar)
Lainnya Sejumlah munisi dan perlengkapan pendukung

Wirya menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini tidak hanya diukur dari jumlah barang bukti yang disita, tetapi juga dari kemampuan aparat dalam menjaga situasi tetap kondusif tanpa menimbulkan dampak negatif bagi warga sipil. Ia menjamin bahwa setiap tindakan TNI selalu mengedepankan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Di sisi lain, Koops TNI Habema juga mengeluarkan imbauan persuasif kepada anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan. Mereka diajak untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui jalan damai dan mekanisme rekonsiliasi yang bermartabat.

Dengan dikuasainya lokasi transit ini, diharapkan rasa aman masyarakat di Intan Jaya semakin meningkat. Fokus utama TNI tetap pada terciptanya suasana di mana anak-anak dapat belajar tanpa rasa takut dan roda ekonomi masyarakat Papua dapat terus berjalan dalam kedamaian. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |