Mapolres Brebes(MI/SUPARDJI RASBAN)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 2 mantan pejabat Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintan Kabupaten/Pemkab Brebes, Jawa Tengah dan sejumlah petugas Program Keluarga Harapan (PKH) setempat.
Pemeriksaan digelar di Mapolres Brebes, Rabu (9/9). Dua mantan pejabat Dinsos Pemkab Brebes yang diperiksa adalah Masfuri (Kepala Dinsos Brebes tahun 2020), Hasan Basri (Kabid Bansos Dinsos Brebes tahun 2020.
Koordinator dan pendamping PKH wilayah Brebes juga ikut dihadirkan. Mereka masing masing Fatah El Zaman (Korkab PKH tahun 2020), koordinator PKH kecamatan tahun 2020 : Hendrik Maulana dan Agus Dwi P. Selain itu ada 12 orang pendamping PKH yang hadir dalam pemeriksaan tersebut.
Dikonfirmasi melakui telepon, Manntan Kepala Dinsos Brebes, Masfuri, membenarkan adanya pemeriksaan. Dia mengungkap, hanya ditanya soal pelaksanaan program bantuan beras Covid 19.
"Ditanya soal pelaksana program bantuan beras Covid 19. Saya mendampingi korkab PKH," ujar Masfuri, saat dikonfirmasi jurnalis.
Dalam pemeriksaan itu, KPK hanya memintai keterangan dari Dinsos dan PKH. Masrufi mengaku tidak menjumpai kehadiran Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah yang dikabarkan menjalani pemeriksaan di Polres Brebes.
"Cuma dari Dinsos dan PKH. Tidak melihat pemeriksaan dari pihak Bulog," ucap Masrufi.
Kordinator PKH Kabupaten Brebes, Hendrik Maulana juga membenarkan terkait pemeriksaan KPK. Pemeriksaan berlangsung singkat, sekitar 90 menit. Dimulai pukul 10.00 dan selesai 11.30 WIB.
"Mulai masuk jam 10.00, terus menjelang dhuhur sekitar 11.30 sudah boleh pulang," ujar Hendrik.(H-2)


















































